Selasa, 29 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Selasa  / 29 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Komposisi Bangun Datar dan Dekomposisi

Pertemuan             : 21


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

🔷 Komposisi Bangun Datar dan Dekomposisi

Matematika • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

🧩 Menyusun (Komposisi)✂️ Mengurai (Dekomposisi)🔺 Bangun Datar
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Geometri – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, segibanyak, dan lingkaran) dan bangun ruang. Peserta didik dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) suatu bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) menjadi bentuk lain, serta menggunakannya untuk membuat bentuk-bentuk yang ada di sekitarnya.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bangun datar.
🧩MEANINGFUL
Melalui kegiatan menyusun potongan bangun datar (tangram atau kertas warna), peserta didik mampu menyusun beberapa bangun datar menjadi bentuk baru yang mirip benda di sekitarnya, seperti rumah, perahu, atau kupu-kupu.
✂️MEANINGFUL
Peserta didik mampu mengurai sebuah bangun datar menjadi bangun-bangun datar yang lebih kecil, dikaitkan dengan benda sehari-hari seperti kertas lipat dan roti tawar.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati bentuk dan jumlah bangun datar dengan tenang, peserta didik mampu bersikap sabar dan teliti saat mencoba berbagai susunan.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu memeriksa kembali hasil susunan dan uraian bangun datarnya apakah sudah sesuai.
😄JOYFUL
Melalui permainan tangram atau puzzle bangun datar secara berkelompok, peserta didik mampu berkreasi dengan gembira dan penuh semangat.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan lewat praktik (meaningful), hingga berkreasi secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati bentuk dan jumlah bangun datar dengan tenang dan teliti.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bangun datar. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menyusun beberapa bangun datar menjadi bentuk baru yang mirip benda di sekitarnya.
3.4MEANINGFUL Peserta didik mengurai sebuah bangun datar menjadi bangun-bangun datar yang lebih kecil.
3.5MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali hasil susunan dan uraian bangun datarnya.
3.6JOYFUL Peserta didik berkreasi dengan tangram/puzzle bangun datar secara berkelompok dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis benda konkret dan eksplorasi bentuk, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Discovery Learning – siswa menemukan sendiri berbagai cara menyusun dan mengurai bangun datar.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menyusun dan memotong bangun datar dari kertas.
✋Praktik Langsung – siswa menggunting, menyusun, dan menempel potongan bangun datar.
🎲Permainan Tangram/Puzzle – siswa berkelompok menyusun bentuk baru dari potongan bangun datar untuk mendukung unsur joyful.
💬Diskusi & Presentasi Karya – siswa menceritakan bentuk yang mereka susun kepada teman.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan banyak bentuk yang tersusun rapi di alam, seperti sarang lebah yang tersusun dari bentuk segi enam yang sama.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa makanan yang bisa dibagi-bagi, seperti roti yang dipotong menjadi beberapa bagian untuk dinikmati bersama.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur segala sesuatu dari bagian-bagian kecil menjadi satu kesatuan yang indah dan teratur.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk-bentuk kecil yang tersusun menjadi bentuk besar yang indah. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki yang bisa kita bagi menjadi beberapa bagian. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur bagian-bagian kecil menjadi satu kesatuan, hari ini kita belajar menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) bangun datar.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan sarang lebah dari banyak bentuk kecil yang tersusun rapi. Menurutmu, apa yang bisa kita pelajari dari kerapian susunan bentuk-bentuk kecil menjadi satu bentuk yang besar?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa makanan yang bisa dibagi-bagi, seperti roti yang dipotong. Bagaimana perasaanmu ketika kamu membagi sesuatu dengan adil kepada temanmu?
  3. Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu dari bagian kecil menjadi satu kesatuan yang indah. Menurutmu, mengapa kita perlu sabar dan teliti saat menyusun potongan bangun datar menjadi bentuk yang baru?
6Yuk, Ingat Lagi! (Bentuk di Sekitar yang Merupakan Bangun Ruang)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Dadu berbentuk kubus.B / S
2.Bola basket berbentuk bola.B / S
3.Kaleng susu berbentuk kubus.B / S
4.Bangun ruang dan bangun datar adalah sama.B / S
5.Kotak pensil bisa berbentuk balok.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Benar   3. Salah (kaleng susu berbentuk tabung)   4. Salah (bangun ruang punya isi/ruang, bangun datar hanya rata)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Komposisi dan Dekomposisi Bangun Datar

🧩 A. Komposisi = Menyusun

Komposisi bangun datar artinya menyusun beberapa bangun datar menjadi bentuk baru.

+=
2 segitiga disusun menjadi 1 persegi
+=
1 persegi + 1 segitiga (+ 1 persegi panjang kecil sebagai pintu) = gambar rumah
Contoh sehari-hari: Saat bermain tangram, kamu menyusun potongan segitiga, persegi, dan jajar genjang menjadi bentuk kupu-kupu atau perahu.

✂️ B. Dekomposisi = Mengurai

Dekomposisi bangun datar artinya mengurai (memecah) sebuah bangun datar menjadi bangun-bangun datar yang lebih kecil.

→+
1 persegi dipotong dari sudut ke sudut menjadi 2 segitiga
Contoh sehari-hari: Roti tawar berbentuk persegi dipotong miring dari sudut ke sudut menjadi 2 potong roti berbentuk segitiga.

📝 C. Langkah Menyusun dan Mengurai

1Amati bentuk dan jumlah bangun datar yang kamu punya.
2Komposisi: coba susun bangun-bangun itu menjadi bentuk baru, boleh lebih dari satu cara.
3Dekomposisi: bayangkan garis potong pada sebuah bangun, lalu sebutkan bangun apa saja yang terbentuk.
4Periksa kembali: apakah susunan atau potonganmu sudah rapi dan sesuai?
🔺 🟦 🏠 ⛵ 🦋
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Menyusun beberapa bangun datar menjadi bentuk baru disebut ....

A. komposisi

B. dekomposisi

C. pengurangan

D. pembagian

MUDAH

2. Mengurai (memecah) sebuah bangun datar menjadi bangun-bangun yang lebih kecil disebut ....

A. komposisi

B. dekomposisi

C. penjumlahan

D. pengukuran

MUDAH

3. Bangun datar yang memiliki tiga sisi disebut ....

A. persegi

B. lingkaran

C. segitiga

D. persegi panjang

SEDANG

4. Sebuah persegi dipotong lurus dari satu sudut ke sudut yang berhadapan. Bangun yang terbentuk adalah ....

A. 2 lingkaran

B. 3 persegi

C. 1 segitiga

D. 2 segitiga

SEDANG

5. Sebuah gambar rumah tersusun dari persegi sebagai dinding. Bangun datar yang tepat untuk atap rumah yang runcing adalah ....

A. segitiga

B. lingkaran

C. persegi panjang

D. bola

SEDANG

6. Dua segitiga siku-siku yang sama besar jika disusun rapat dapat membentuk ....

A. lingkaran

B. persegi atau persegi panjang

C. tabung

D. kubus

SEDANG

7. Roti tawar berbentuk persegi dipotong miring dari sudut ke sudut. Bentuk potongan roti tersebut adalah ....

A. lingkaran

B. persegi panjang

C. segitiga

D. bola

SUKAR

8. Bu Guru menyusun gambar rumah dari 1 persegi besar sebagai dinding, 1 segitiga sebagai atap, dan 1 persegi panjang kecil sebagai pintu. Berapa banyak bangun datar yang digunakan seluruhnya?

A. 2

B. 4

C. 5

D. 3

SUKAR

9. Doni menyusun gambar perahu dari 1 persegi panjang sebagai badan perahu dan 2 segitiga sebagai layar. Jika ia ingin membuat 2 perahu yang sama, berapa banyak segitiga yang dibutuhkan?

A. 4

B. 2

C. 6

D. 3

SUKAR

10. Sinta memotong selembar kertas persegi menjadi 2 segitiga yang sama besar. Lalu ia memotong salah satu segitiga menjadi 2 segitiga yang lebih kecil. Berapa potongan segitiga yang dimiliki Sinta sekarang?

A. 2

B. 3

C. 4

D. 5

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan keteraturan bentuk ciptaan Allah.
  • Mengamati bentuk dan jumlah bangun datar dengan tenang melatih kesabaran dan ketelitian siswa saat mencoba berbagai susunan.
  • Memeriksa kembali hasil susunan dan uraian melatih kesadaran diri siswa sebelum menyelesaikan karyanya.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Komposisi dikaitkan dengan bentuk nyata di sekitar siswa: rumah, perahu, dan kupu-kupu yang tersusun dari bangun datar.
  • Dekomposisi dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari: memotong roti tawar dan kertas lipat.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik menggunting serta menyusun potongan bangun datar membuat belajar terasa seperti bermain.
  • Permainan tangram/puzzle berkelompok memberi ruang siswa berkreasi dan bangga pada hasil susunannya.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa komposisi adalah menyusun beberapa bangun datar menjadi bentuk baru, dan dekomposisi adalah mengurai sebuah bangun datar menjadi bangun-bangun yang lebih kecil. Contohnya 2 segitiga bisa disusun menjadi 1 persegi, dan 1 persegi bisa dipotong menjadi 2 segitiga. Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan bentuk-bentuk tersusun rapi di alam, mari kita sabar, teliti, dan kreatif saat menyusun dan mengurai bangun datar. 🌟


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Seni Rupa"

IDENTITAS Nama Guru              : Oktarina, S.Pd. Mapel                           : Seni Rupa Hari / Tanggal        : Rabu / 30 September ...