Selasa, 06 Oktober 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Selasa  / 06 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Posisi Bangun Datar dan Bangun Ruang

Pertemuan             : 23


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📍 Posisi Bangun Datar dan Bangun Ruang

Matematika • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

⬆️ Atas-Bawah⬅️ Kiri-Kanan↔️ Depan-Belakang
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Geometri – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, segibanyak, lingkaran) dan bangun ruang (balok, kubus, kerucut, bola). Peserta didik dapat menentukan posisi suatu bangun datar atau bangun ruang terhadap benda lain, menggunakan kosakata posisi seperti kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah, dalam kehidupan sehari-hari.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami posisi bangun datar dan bangun ruang terhadap benda lain.
📍MEANINGFUL
Melalui pengamatan benda-benda di sekitar kelas, peserta didik mampu menentukan posisi suatu bangun datar/bangun ruang terhadap benda lain menggunakan kata kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah.
🗣️MEANINGFUL
Peserta didik mampu menceritakan posisi benda di rumah atau di kelas menggunakan kosakata posisi yang tepat.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati letak benda dengan saksama, peserta didik mampu menentukan posisi benda dengan teliti sesuai titik acuan yang diberikan.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu memeriksa kembali jawabannya tentang posisi suatu benda sebelum menyampaikannya.
😄JOYFUL
Melalui permainan "Tebak Posisi" atau petunjuk arah, peserta didik mampu menentukan posisi benda dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati letak benda dengan saksama dan teliti sesuai titik acuan yang diberikan.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami posisi bangun datar dan bangun ruang terhadap benda lain. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menentukan posisi benda di sekitar kelas menggunakan kata kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menceritakan posisi benda di rumah atau di kelas menggunakan kosakata posisi yang tepat.
3.5MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali jawabannya tentang posisi suatu benda sebelum menyampaikannya.
3.6JOYFUL Peserta didik menentukan posisi benda melalui permainan "Tebak Posisi" dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis Problem Based Learning (PBL) dan benda konkret, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Discovery Learning – siswa menemukan sendiri istilah posisi melalui pengamatan benda di kelas.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menentukan posisi benda terhadap benda lain.
🧩Problem Based Learning (PBL) – siswa memecahkan soal cerita sederhana tentang posisi benda.
🎲Permainan "Tebak Posisi" – siswa saling memberi petunjuk arah untuk menebak posisi benda, mendukung unsur joyful.
📝Penugasan – latihan soal mandiri bertingkat untuk mengukur pemahaman siswa.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan alam semesta dengan posisi yang teratur, seperti matahari, bulan, dan bintang-bintang yang tersusun rapi di langit.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah menempatkan setiap makhluk pada posisi yang sesuai agar bisa hidup dengan baik, seperti ikan di laut dan burung di udara.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur posisi segala sesuatu dengan tepat, tidak ada yang tertukar tempatnya.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan alam semesta dengan posisi yang teratur. Allah Ar-Razzaq menempatkan setiap makhluk pada posisi yang sesuai. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur posisi segala sesuatu dengan tepat, hari ini kita akan belajar menentukan posisi bangun datar dan bangun ruang terhadap benda lain dengan tepat dan teliti.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan alam semesta dengan posisi yang teratur, seperti bintang-bintang yang tersusun rapi di langit. Menurutmu, mengapa penting bagi kita mengetahui posisi suatu benda terhadap benda lainnya?
  2. Allah Ar-Razzaq menempatkan setiap makhluk pada posisi yang sesuai, seperti ikan di laut dan burung di udara. Bagaimana jika posisi benda-benda di kelas kita tertukar atau berantakan?
  3. Allah Al-Malik mengatur posisi segala sesuatu dengan tepat, tidak ada yang tertukar tempatnya. Menurutmu, mengapa kita perlu teliti saat menentukan posisi suatu benda, seperti kanan, kiri, depan, belakang, atas, atau bawah?
6Yuk, Ingat Lagi! (Dekomposisi Bangun Datar dan Bangun Ruang)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Dekomposisi bangun datar adalah mengurai sebuah bangun datar menjadi bangun yang lebih kecil.B / S
2.Sebuah persegi yang dipotong dari sudut ke sudut akan menghasilkan 2 segitiga.B / S
3.Kubus jika diurai (dibuka) akan menghasilkan jaring-jaring berbentuk persegi panjang semua.B / S
4.Balok memiliki jaring-jaring yang terdiri dari beberapa persegi panjang.B / S
5.Dekomposisi hanya bisa dilakukan pada bangun datar, tidak pada bangun ruang.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Benar   3. Salah (jaring-jaring kubus berbentuk persegi)   4. Benar   5. Salah (dekomposisi juga berlaku pada bangun ruang)

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Posisi Bangun Datar dan Bangun Ruang

📍 Apa itu Posisi Benda?

Posisi adalah letak suatu benda (bangun datar atau bangun ruang) terhadap benda lain yang dijadikan sebagai titik acuan.

⬆️
ATAS
⬅️
KIRI
🔲
BENDA
➡️
KANAN
⬇️
BAWAH

(DEPAN = lebih dekat ke kita, BELAKANG = lebih jauh dari kita)

Contoh sehari-hari:
• Buku berada di sebelah kanan pensil.
• Bola berada di atas meja.
• Lemari berada di belakang kursi.
• Segitiga merah berada di sebelah kiri lingkaran biru.

📝 Langkah Menentukan Posisi Benda

1Tentukan benda mana yang menjadi titik acuan (benda pembanding).
2Amati letak benda yang ditanyakan terhadap titik acuan tersebut.
3Gunakan kata posisi yang tepat: kanan, kiri, depan, belakang, atas, atau bawah.
4Periksa kembali: jika posisi A terhadap B adalah "kanan", maka posisi B terhadap A adalah "kiri" (kebalikannya).
📍 ⬆️ ⬇️ ⬅️ ➡️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Kata yang digunakan untuk menunjukkan posisi benda di sisi berlawanan dengan kiri adalah ....

A. kanan

B. atas

C. depan

D. bawah

MUDAH

2. Benda yang berada di atas meja berarti posisinya ....

A. di bawah meja

B. di atas meja

C. di samping meja

D. di dalam meja

MUDAH

3. Jika boneka berada di depan pintu, maka posisi boneka adalah ....

A. di belakang pintu

B. di dalam pintu

C. di depan pintu

D. di atas pintu

SEDANG

4. Segitiga merah berada di sebelah kiri lingkaran biru. Maka lingkaran biru berada di sebelah ... segitiga merah.

A. atas

B. bawah

C. depan

D. kanan

SEDANG

5. Jika kubus berada di atas balok, maka posisi balok terhadap kubus adalah ....

A. di bawah kubus

B. di depan kubus

C. di samping kubus

D. di belakang kubus

SEDANG

6. Rani duduk di belakang Doni. Maka posisi Doni terhadap Rani adalah ....

A. di belakang Rani

B. di depan Rani

C. di samping Rani

D. di atas Rani

SEDANG

7. Sebuah bola diletakkan di bawah kursi. Posisi bola terhadap kursi adalah ....

A. di atas kursi

B. di depan kursi

C. di bawah kursi

D. di belakang kursi

SUKAR

8. Dalam sebuah rak buku, kubus berada paling atas, balok di tengah, dan bola paling bawah. Posisi balok terhadap kubus dan bola secara berurutan adalah ....

A. di atas kubus dan di bawah bola

B. di depan kubus dan di belakang bola

C. di samping kubus dan di samping bola

D. di bawah kubus dan di atas bola

SUKAR

9. Di meja belajar, buku berada di sebelah kanan pensil, dan penghapus berada di sebelah kiri pensil. Jika diurutkan dari kiri ke kanan, susunan benda tersebut adalah ....

A. penghapus, pensil, buku

B. pensil, penghapus, buku

C. buku, pensil, penghapus

D. pensil, buku, penghapus

SUKAR

10. Bangun ruang kerucut diletakkan di depan tabung, sedangkan bola diletakkan di belakang tabung. Urutan posisi bangun ruang tersebut dari depan ke belakang adalah ....

A. tabung, kerucut, bola

B. kerucut, tabung, bola

C. bola, tabung, kerucut

D. kerucut, bola, tabung

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan keteraturan posisi ciptaan Allah.
  • Mengamati letak benda dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam menentukan posisi sesuai titik acuan.
  • Memeriksa kembali jawaban sebelum menyampaikannya melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Posisi benda dikaitkan dengan benda nyata di sekitar siswa: buku, pensil, meja, kursi, dan lemari di kelas atau rumah.
  • Siswa diajak menceritakan posisi benda sehari-hari menggunakan kosakata posisi yang baru dipelajari.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran membantu siswa memvisualisasikan posisi benda secara lebih hidup dan menyenangkan.
  • Permainan "Tebak Posisi" membuat siswa antusias saling memberi dan menebak petunjuk arah bersama teman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar menentukan posisi bangun datar dan bangun ruang terhadap benda lain menggunakan kata kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah. Posisi suatu benda selalu ditentukan berdasarkan titik acuan tertentu. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur posisi segala sesuatu dengan tepat, mari kita juga teliti dan cermat saat menentukan posisi benda di sekitar kita. 🌟


Kelas 2 Zubair bin Awwam "Bahasa Indonesia"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Selasa  / 06 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Posisi Bangun Datar dan Bangun Ruang

Pertemuan             : 23


📖✏️🌈

Menuliskan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Bahasa Indonesia • Kelas 2 SD • Fase A

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menulis teks sederhana berupa kalimat dan cerita pendek tentang peristiwa di sekitarnya. Tulisan disusun runtut, menggunakan kosakata, huruf, dan tanda baca yang tepat.

⭐ Tujuan Pembelajaran (TP)

TP Umum: Peserta didik mampu menuliskan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir.

PendekatanTujuan Pembelajaran
🧘 MindfulMurid fokus, tenang, dan sadar saat menarik napas, mengingat pengalaman, dan memilih kata untuk ceritanya.
💡 MeaningfulMurid memahami bahwa setiap kejadian punya awal, tengah, dan akhir, lalu menuliskan pengalamannya sendiri dengan urutan yang benar.
🎉 JoyfulMurid senang bercerita, menyusun kartu gambar, dan membacakan karyanya dengan percaya diri.

🪜 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat menyebutkan tiga bagian cerita: awal, tengah, akhir.
  2. Murid dapat menjelaskan isi tiap bagian (pengenalan, masalah, penyelesaian).
  3. Murid dapat mengurutkan gambar dan kalimat menjadi cerita yang runtut.
  4. Murid dapat menulis bagian awal, tengah, dan akhir dari gambar seri.
  5. Murid dapat menulis cerita utuh dari pengalamannya dan membacakannya.

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Picture and Picture dipadukan dengan Project Based Learning sederhana (Cerita Berseri).

Metode: bercerita (storytelling), tanya jawab, diskusi berpasangan, menyusun kartu gambar, dan menulis mandiri.

🤲 Pembukaan: Kebesaran Allah

Mari berdoa dan bersyukur dahulu. Allah memiliki nama-nama yang indah:

  • Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah menciptakan kita, hari, dan semua kejadian.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah memberi kita makanan, teman, dan pengalaman baik.
  • Al-Malik (Maha Merajai): Allah mengatur semua peristiwa dari awal sampai akhir.

Kaitannya dengan materi: Hidup kita seperti cerita. Allah memulai hari kita (awal), memberi kejadian yang kita jalani (tengah), dan menyelesaikannya dengan baik (akhir). Hari ini kita belajar menuliskan cerita sambil mensyukuri semua kejadian itu.

Pertanyaan mendalam:

  1. Allah Al-Khaliq menciptakan pagi dan malam. Bagaimana pagi sampai malam hari ini seperti sebuah cerita?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita rezeki. Kejadian menyenangkan apa yang kamu syukuri hari ini?
  3. Allah Al-Malik mengatur semua kejadian. Kalau ada kejadian sedih, apa yang bisa kamu pelajari dari akhir ceritanya?

✅ Pemanasan: Benar atau Salah?

Ulang materi minggu lalu: Imbuhan “di”. Tulis B (Benar) atau S (Salah).

1. Kata “dimakan” ditulis serangkai karena “di-” adalah imbuhan.
2. Kata “di sekolah” ditulis serangkai: “disekolah”.
3. “Adik dibelikan baju oleh Ibu.” adalah kalimat dengan imbuhan “di”.
4. Kata “dibaca” artinya sama dengan “membaca” (kita yang membaca).
5. Kalimat “Buku ditaruh di meja.” penulisan “di”-nya sudah benar.
Lihat kunci jawaban

1. Benar • 2. Salah (ditulis terpisah: di sekolah) • 3. Benar • 4. Salah (dibaca = dikenai pekerjaan membaca) • 5. Benar

🎬 Video Pembelajaran

Tontonlah video berikut dengan tenang dan perhatikan bagian awal, tengah, dan akhirnya.

▶ Tonton di YouTube

Tautan mengarah ke hasil pencarian sesuai judul materi. Bapak/Ibu guru dapat mengganti dengan satu tautan video pilihan.

📚 Penjelasan Materi

Apa itu cerita?

Cerita adalah tulisan tentang kejadian yang dialami tokoh. Cerita yang baik tersusun urut dalam tiga bagian.

🌅⚡😊AWALSiapa? Di mana?Kapan?TENGAHAda kejadianatau masalahAKHIRMasalah selesaidan pelajaran➜➜

BagianIsinyaKata penanda
AwalMengenalkan tokoh, tempat, dan waktu.Pada suatu hari, Suatu pagi
TengahKejadian atau masalah yang dialami tokoh.Tiba-tiba, Lalu, Kemudian
AkhirMasalah selesai, perasaan tokoh, pelajaran.Akhirnya, Sejak itu

Contoh cerita: “Kucing Mimi dan Bola”

🌅 Awal: Pada suatu pagi, Rina bermain bola di halaman rumah bersama kucingnya, Mimi.

⚡ Tengah: Tiba-tiba bola menggelinding ke kolong lemari. Rina tidak bisa mengambilnya. Ia sedih.

😊 Akhir: Mimi masuk ke kolong dan mendorong bola keluar. Akhirnya Rina senang dan berterima kasih kepada Mimi.

Langkah menulis cerita

  1. Tarik napas dan ingat satu kejadian yang berkesan.
  2. Tentukan tokoh, tempat, dan waktu (bagian awal).
  3. Pikirkan kejadian atau masalahnya (bagian tengah).
  4. Tuliskan penyelesaiannya (bagian akhir).
  5. Periksa huruf besar, titik, dan penulisan “di”. Beri judul.
💡 Ingat: Tulis dengan urutan yang benar. Awal dulu, lalu tengah, baru akhir. Jangan lompat-lompat!

📝 Latihan: 10 Soal Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Mudah
Bagian cerita yang mengenalkan tokoh disebut bagian ....
  1. akhir
  2. awal
  3. tengah
  4. judul
2. Mudah
Urutan bagian cerita yang benar adalah ....
  1. akhir – awal – tengah
  2. tengah – awal – akhir
  3. awal – akhir – tengah
  4. awal – tengah – akhir
3. Mudah
“Pada suatu hari, Doni pergi ke taman.” Kalimat ini termasuk bagian ....
  1. awal
  2. tengah
  3. akhir
  4. judul
4. Sedang
Masalah dalam cerita biasanya muncul di bagian ....
  1. awal
  2. akhir
  3. tengah
  4. judul
5. Sedang
Kata yang cocok untuk memulai kalimat di bagian akhir cerita adalah ....
  1. Akhirnya
  2. Suatu hari
  3. Tiba-tiba
  4. Pada pagi hari
6. Sedang
“Tiba-tiba hujan turun dengan deras.” Kalimat ini paling cocok berada di bagian ....
  1. awal
  2. tengah
  3. akhir
  4. judul
7. Sedang
Susunlah kalimat berikut menjadi cerita yang runtut!
(1) Budi senang bisa bermain lagi.
(2) Layang-layang Budi tersangkut di pohon.
(3) Budi bermain layang-layang di lapangan.
(4) Ayah membantu mengambil layang-layang itu.
  1. 1 – 2 – 3 – 4
  2. 2 – 3 – 4 – 1
  3. 3 – 4 – 2 – 1
  4. 3 – 2 – 4 – 1
8. Sukar
“Mina menangis karena bonekanya hilang. Ia mencarinya ke mana-mana.” Dua kalimat ini termasuk bagian ....
  1. awal, karena mengenalkan tokoh
  2. akhir, karena masalah selesai
  3. tengah, karena ada masalah
  4. judul cerita
9. Sukar
Awal cerita: Sinta menumpahkan air di lantai kelas. Akhir cerita yang paling cocok adalah ....
  1. Sinta mengambil lap, membersihkan lantai, lalu meminta maaf.
  2. Sinta pergi bermain ke halaman.
  3. Sinta pulang ke rumah lebih awal.
  4. Sinta makan bekal di kelas.
10. Sukar
Manakah yang bukan isi bagian awal cerita?
  1. Menyebutkan nama tokoh
  2. Menyebutkan tempat kejadian
  3. Masalah sudah terselesaikan
  4. Menyebutkan waktu kejadian

🔑 Kunci Jawaban

1. B • 2. D • 3. A • 4. C • 5. A • 6. B • 7. D • 8. C • 9. A • 10. C

🌟 Pembelajaran Mendalam: Mindful, Meaningful, Joyful

Langkah PembelajaranBagian
Berdoa, bersyukur, dan menarik napas dalam sebelum belajar🧘 Mindful
Merenungkan pertanyaan mendalam tentang Al-Khaliq, Ar-Razzaq, Al-Malik🧘 Mindful & 💡 Meaningful
Menjawab soal benar/salah dengan tenang dan teliti🧘 Mindful
Menonton video dan menjelaskan ulang isinya🎉 Joyful
Memahami awal, tengah, akhir dari contoh cerita dan kejadian sehari-hari💡 Meaningful
Menyusun kartu gambar bersama teman🎉 Joyful
Menulis cerita dari pengalaman sendiri💡 Meaningful
Membacakan cerita di depan kelas dan mendapat tepuk tangan🎉 Joyful
Mengerjakan 10 soal dan refleksi “apa yang kupelajari hari ini?”🧘 Mindful & 💡 Meaningful

🏁 Kesimpulan

  • Cerita yang baik terdiri dari awal, tengah, dan akhir.
  • Awal mengenalkan tokoh, tempat, dan waktu. Tengah berisi kejadian atau masalah. Akhir berisi penyelesaian.
  • Gunakan kata penanda seperti pada suatu hari, tiba-tiba, dan akhirnya.
  • Setiap hari kita punya cerita. Mari bersyukur kepada Allah dan menuliskannya dengan runtut! 🌈




Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS Nama Guru              : Oktarina, S.Pd. Mapel                           : Matematika Hari / Tanggal        : Selasa   / 06 Oktobe...