Selamat pagi, anak shalih dan shalihah! ๐ Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! ๐
๐ Jangan lupa untuksalat Duhadanmurojaah terlebih dahulu sebelum belajar!
๐ฎ๐ฉ Semarak Lomba Guru HUT ke-81 Republik Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Kegiatan Sekolah • Lomba Bapak/Ibu Guru
Tujuan: Menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan cinta tanah air
"Rabbij'al hฤลผal-balada ฤminaw wajnubnฤซ wa baniyya an na'budal-aแนฃnฤm."
๐ QS. Ibrahim ayat 35: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala."
๐ก Kaitan dengan kegiatan hari ini: Ayat ini adalah doa Nabi Ibrahim AS agar tanah kelahirannya menjadi negeri yang aman dan penuh berkah. Doa ini menunjukkan betapa besar kecintaan seorang hamba kepada tanah airnya. Sebagai warga negara Indonesia, kita pun diajarkan untuk mencintai, menjaga, dan mendoakan kebaikan bagi negeri kita tercinta, sebagaimana yang kita rayakan hari ini dalam Semarak HUT ke-81 RI.
1️⃣ Makna Lomba dalam Perayaan Kemerdekaan
๐ Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya milik siswa, tetapi juga milik seluruh keluarga besar sekolah, termasuk Bapak dan Ibu Guru. Melalui lomba guru, kita mempererat silaturahmi, melepas kepenatan, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan sebagaimana semangat gotong royong para pejuang kemerdekaan. Lomba ini juga menjadi teladan bagi siswa, bahwa sportivitas dan kegembiraan bisa hadir di setiap usia. Selamat berlomba, Bapak dan Ibu Guru hebat! ๐ฅ
2️⃣ Jenis Lomba Hari Ini
๐ค
1. Estafet Mengeja Kata
Setiap regu guru diberikan kata tertentu, contohnya "HELIKOPTER"
Setiap orang dalam regu harus mengeja kata tersebut satu persatu secara bergantian (satu orang= satu huruf)
Bagi yang salah mengeja maka tim gagal melakukan tantangan
Pemenang ditentukan dari regu yang berhasil menjawab banyak kata.
๐ Kunci kemenangan: ketelitian mengeja, dan kekompakan strategi antaranggota regu.
๐ฌ Referensi:
๐
2. Ular Naga
Seluruh peserta berbaris berbanjar sambil berpegangan pada pundak atau baju teman di depannya, membentuk barisan panjang seperti "ular".
Pemain paling belakang memegang balon yang harus dilindungi dari regu lain
Pemain paling depan bertugas untuk memecahkan balon miliki regu lain
Setiap regu harus bergerak menyerang atau menghindar untuk melindungi balon yang dipegang orang paling belakang
Apabila balon berhasil direbut regu lain maka grup terdiskualifikasi
Pemenang ditentukan berdasarkan regu yang bertahan sampai akhir atau yang berhasil menyerang balon regu lain paling banyak
๐ Kunci kemenangan: kekompakan barisan dan kecepatan tim
๐ฌ Referensi video:
3️⃣ Pembagian Regu
4️⃣ Manfaat Lomba Ini
๐คMempererat silaturahmi antarguru
๐Melepas penat dan menyegarkan pikiran
๐ฅMeningkatkan kekompakan tim pengajar
๐️Menumbuhkan sportivitas
๐ฎ๐ฉMenumbuhkan rasa cinta tanah air
๐Menjadi teladan semangat bagi siswa
๐ Salam Penutup
Bapak dan Ibu Guru hebat, mari kita rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat, kekompakan, dan kegembiraan. Semoga kebersamaan hari ini semakin mempererat ukhuwah keluarga besar sekolah kita.
Selamat berlomba dan selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia! ๐๐ฎ๐ฉ
Selamat pagi, anak shalih dan shalihah! ๐ Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! ๐
๐ Jangan lupa untuksalat Duhadanmurojaah terlebih dahulu sebelum belajar!
๐ฎ๐ฉ Semarak Lomba HUT ke-81 Republik Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Pendidikan Pancasila • Kelas 2
Tujuan: Siswa dapat menerapkan perilaku semangat berkorban dan cinta tanah air
๐ Lomba 17-an๐ฆ Kelas 3๐ Semarak Kemerdekaan
"Wa ta'ฤwanแปฅ 'alal-birri wat-taqwฤ wa lฤ ta'ฤwanแปฅ 'alal-iแนกmi wal-'udwฤn."
๐ QS. Al-Ma'idah ayat 2: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran."
๐ก Kaitan dengan kegiatan hari ini: Allah SWT memerintahkan kita untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan. Dalam lomba beregu hari ini, kita akan belajar bekerja sama dengan teman satu regu, saling membantu, dan berjuang bersama-sama. Inilah wujud gotong royong yang juga menjadi semangat para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Makna Lomba dalam Perayaan Kemerdekaan
๐ Setiap tanggal 17 Agustus, seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan dengan penuh suka cita, salah satunya melalui berbagai lomba tradisional. Lomba bukan sekadar permainan biasa, tetapi juga simbol perjuangan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah seperti yang ditunjukkan para pahlawan kita dahulu. Melalui lomba, kita belajar berkorban untuk regu, menjunjung sportivitas, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Tahun ini, sekolah kita merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan menggelar Lomba Semarak Kemerdekaan. Ayo, ikuti dengan semangat dan sportif! ๐ฅ
Hari Ini diadakan Perlombaan Untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Yang di Ikuti Seluruh Warga Sekolah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung, maka kegiatan pembelajaran hari ini ditiadakan
Perlombaan yang di laksanakan hari ini yaitu Sebagai Berikut:
A. Cabang Perlombaan Rombel 1&2 :
1. Lomba Estafet Cup
2. Lomba Estafet Bola
B. Cabang Perlombaan Rombel 3&4 :
1. Lomba Pindah Cup
2. Lomba Mengiring Bola
C. Cabang Perlombaan Rombel 5&6 :
1. Lomba Mengisi Air
2. Lomba Estafet 2 Cup
D.Terdapat Juga Lomba Kebersihan dan Keindahan Kelas yang diadakan untuk kelas 1-6
Materi Ajar : Memahami Makna Simbol Pancasila ke-4 dan 5
Assalamualaikum, Anak-anak Hebat!
Selamat pagi anak-anak baik Ibu Guru.. Bagaimana kabarnya?
Sudah siapkah untuk memulai pembelajaran hari ini?
Ibu Guru sudah memberikan rangkuman materi dan latihan soal di bawah ini, untuk materi hari ini ya sayang.. ^,^
Yuk, kita mulai dengan semangat!
Berikut di bawah ini Materi Pendidikan Pancasila
✨ PENDIDIKAN PANCASILA - KELAS 2 ✨
๐๐พ Memahami Makna Simbol Sila ke-4 dan ke-5 ๐พ๐
Bab: Aku Cinta Pancasila
๐ Mengingat Kembali
Kita sudah mengenal lima simbol Pancasila: bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas. Sekarang, ayo kita pahami lebih dalam makna simbol sila ke-4 (kepala banteng) dan sila ke-5 (padi dan kapas)!
๐ฏ Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan makna simbol kepala banteng pada sila ke-4 Pancasila.
Menjelaskan makna simbol padi dan kapas pada sila ke-5 Pancasila.
Memberikan contoh sikap yang sesuai dengan sila ke-4 dan ke-5 dalam kehidupan sehari-hari.
Menunjukkan sikap musyawarah dan peduli terhadap sesama sebagai wujud pengamalan Pancasila.
๐ Sila ke-4: Kepala Banteng
๐
"Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan"
Banteng adalah hewan yang suka berkumpul dan hidup berkelompok. Hal ini melambangkan semangat rakyat Indonesia dalam bermusyawarah, yaitu berkumpul dan berdiskusi bersama untuk mengambil keputusan demi kepentingan bersama.
๐ซ Contoh Pengamalan Sila ke-4
Bermusyawarah saat memilih ketua kelas.
Menghargai pendapat teman meskipun berbeda dengan pendapat kita.
Mengambil keputusan bersama saat menentukan permainan kelompok.
๐พ Sila ke-5: Padi dan Kapas
๐พ
"Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia"
Padi melambangkan kebutuhan pangan (makanan), dan kapas melambangkan kebutuhan sandang (pakaian). Keduanya adalah kebutuhan pokok setiap manusia. Simbol ini bermakna bahwa seluruh rakyat Indonesia berhak mendapatkan keadilan dan kesejahteraan yang sama.
๐ซ Contoh Pengamalan Sila ke-5
Berbagi bekal makanan dengan teman yang tidak membawa bekal.
Membantu teman yang membutuhkan tanpa membeda-bedakan.
Bersikap adil kepada semua teman di kelas.
๐ Ringkasan Sila ke-4 dan ke-5
Sila
Simbol
Makna Utama
Ke-4
๐ Kepala Banteng
Musyawarah
Ke-5
๐พ Padi dan Kapas
Keadilan Sosial
๐ Ayo Berlatih!
Apa simbol dari sila ke-4 Pancasila?
Mengapa banteng dipilih sebagai simbol musyawarah?
Apa yang dilambangkan oleh padi dan kapas?
Berikan satu contoh pengamalan sila ke-5 di sekolah!
Bunyi sila ke-5 Pancasila adalah ....
๐ Klik untuk Lihat Kunci Jawaban
Kepala banteng
Karena banteng suka berkumpul dan hidup berkelompok, seperti orang yang bermusyawarah
Kebutuhan pangan (padi) dan sandang (kapas)
Berbagi bekal dengan teman (jawaban dapat bervariasi)
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
๐ Mari kita amalkan musyawarah dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas persaudaraan sesama. ๐
Kesimpulan / Refleksi :
Pada pembelajaran Pendidikan Pancasila hari ini, anak-anak belajar mengenai makna simbol Sila ke-4 dan ke-5 Pancasila. Dimana murid memahami mengapa harus kepala banteng yang menjadi simbol sila ke-4 dan mengapa harus pohon padi dan kapas yang menjadi simbol sila ke-5 Pancasila. Dari 28 murid yang hadir hari ini, dimana 1 murid dalam keadaan sakit dan memerlukan tindakan operasi di RS, maka dapat disimpulkan 20 murid sudah memahami mengenai makna simbol sila ke-4 dan ke-5, dan 8 murid lainnya masih terkendala dalam menghafalkan/mengingat makna kedua sila tersebut. Dalam hal ini, 8 murid tersebut diberikan waktu tambahan untuk membaca dan memahami kembali makna simbol sila ke-4 dan ke-5.
Materi Ajar : Memahami fungsi tanda baca titik pada kalimat
Assalamualaikum, Anak-anak Hebat!
Selamat pagi anak-anak baik Ibu Guru.. Bagaimana kabarnya?
Sudah siapkah untuk memulai pembelajaran hari ini?
Ibu Guru sudah memberikan rangkuman materi dan latihan soal di bawah ini, untuk materi hari ini ya sayang.. ^,^
Yuk, kita mulai dengan semangat!
Berikut di bawah ini Materi Bahasa Indonesia
๐ BAHASA INDONESIA - KELAS 2 ๐
๐ฃ️ Kalimat Ajakan, Tolong, Penolakan, dan Permintaan Maaf ๐ฃ️
Bab: Santun dalam Berbicara
๐ฏ Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian kalimat ajakan, tolong, penolakan, dan permintaan maaf.
Menuliskan contoh kalimat ajakan, tolong, penolakan, dan permintaan maaf dengan santun.
Menggunakan kalimat-kalimat tersebut dengan tepat sesuai situasi sehari-hari.
Membiasakan diri berbicara dengan sopan dan santun kepada orang lain.
๐ญ Mengapa Kita Perlu Berbicara dengan Santun?
Dalam kehidupan sehari-hari, kita perlu berbicara dengan sopan kepada siapa pun, baik kepada orang tua, guru, maupun teman. Islam mengajarkan kita untuk selalu berkata baik dan lemah lembut kepada sesama. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan kalimat ajakan, tolong, penolakan, dan permintaan maaf yang santun.
1️⃣ Kalimat Ajakan
Kalimat yang digunakan untuk mengajak seseorang melakukan sesuatu bersama-sama. Biasanya menggunakan kata "ayo" atau "mari".
๐ฌ "Ayo, kita bermain bersama di halaman sekolah!"
๐ฌ "Mari kita rapikan mainan setelah selesai bermain."
2️⃣ Kalimat Tolong
Kalimat yang digunakan untuk meminta bantuan kepada orang lain dengan sopan. Biasanya diawali kata "tolong".
๐ฌ "Tolong, ambilkan pensil di atas meja."
๐ฌ "Bolehkah kamu membantuku membawa buku ini?"
3️⃣ Kalimat Penolakan
Kalimat yang digunakan untuk menolak ajakan atau permintaan seseorang dengan cara yang tetap sopan.
๐ฌ "Maaf, aku belum bisa ikut bermain karena masih mengerjakan tugas."
๐ฌ "Terima kasih atas ajakannya, tapi aku tidak bisa saat ini."
4️⃣ Kalimat Permintaan Maaf
Kalimat yang digunakan untuk meminta maaf ketika melakukan kesalahan kepada orang lain.
๐ฌ "Maaf, aku tidak sengaja menjatuhkan bukumu."
๐ฌ "Aku minta maaf karena terlambat datang ke sekolah."
๐ Bacalah Percakapan Berikut!
Rina: "Ayo, kita bermain lompat tali bersama!"
Dodi: "Maaf Rina, aku belum bisa ikut karena harus membantu ibu dulu."
Rina: "Tidak apa-apa. Tolong bantu aku membawa tali ini ya."
Dodi: "Baik, aku bantu sebentar. Maaf ya kalau nanti aku harus pergi duluan."
๐ Ayo Berlatih!
Buatlah satu kalimat ajakan untuk mengajak temanmu belajar bersama!
Buatlah satu kalimat tolong untuk meminta bantuan mengambilkan buku!
Buatlah satu kalimat penolakan yang sopan jika kamu tidak bisa ikut bermain!
Buatlah satu kalimat permintaan maaf jika kamu terlambat mengembalikan pinjaman.
Pada percakapan Rina dan Dodi, tunjukkan mana kalimat ajakan dan mana kalimat tolong!
๐ Klik untuk Lihat Kunci Jawaban (Panduan Guru)
Jawaban bervariasi, misalnya "Ayo kita belajar bersama sepulang sekolah!"
Jawaban bervariasi, misalnya "Tolong ambilkan buku itu untukku."
Jawaban bervariasi, misalnya "Maaf, aku tidak bisa ikut bermain sekarang."
Jawaban bervariasi, misalnya "Maaf ya, aku terlambat mengembalikan bukumu."
Kalimat ajakan: "Ayo, kita bermain lompat tali bersama!" — Kalimat tolong: "Tolong bantu aku membawa tali ini ya."
๐ Yuk, biasakan berbicara dengan santun setiap hari, karena Allah SWT menyukai orang yang berkata baik kepada sesama. ๐
Kesimpulan :
Dari 28 murid yang hadir, masih ada 6 murid yang belum memahami perbedaan beberapa jenis kalimat. Seperti kalimat ajakan, permintaan tolong, permintaan maaf, dll.
Materi Ajar : Mengelompokkan Lambang Bilangan sampai dengan 50
Assalamualaikum, Anak-anak Hebat!
Selamat pagi anak-anak baik Ibu Guru.. Bagaimana kabarnya?
Sudah siapkah untuk memulai pembelajaran hari ini?
Ibu Guru sudah memberikan rangkuman materi dan latihan soal di bawah ini, untuk materi hari ini ya sayang.. ^,^
Yuk, kita mulai dengan semangat!
Berikut di bawah ini Materi Matematika
๐ข MATEMATIKA - KELAS 2 ๐ข
๐งฉ Menulis Nilai Tempat Puluhan dan Satuan ๐งฉ
Bilangan Cacah sampai dengan 50
๐ Mengingat Kembali
Kita sudah belajar membaca, menulis, dan mengelompokkan bilangan sampai 50. Sekarang, ayo kita belajar tentang nilai tempat, yaitu makna angka puluhan dan satuan pada suatu bilangan!
๐ฏ Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan makna nilai tempat puluhan dan satuan pada suatu bilangan.
Menentukan angka puluhan dan angka satuan dari suatu bilangan sampai 50.
Menuliskan suatu bilangan dalam bentuk penjumlahan nilai tempat (misalnya 34 = 30 + 4).
Menyusun bilangan baru dari nilai puluhan dan satuan yang diketahui.
๐งฎ Apa itu Nilai Tempat?
Setiap bilangan dua angka memiliki dua nilai tempat, yaitu puluhan (angka di sebelah kiri) dan satuan (angka di sebelah kanan). Perhatikan contoh berikut:
3 puluhan 7 satuan
= 37
๐ Tabel Nilai Tempat
Bilangan
Puluhan
Satuan
Bentuk Panjang
15
1
5
10 + 5
26
2
6
20 + 6
34
3
4
30 + 4
48
4
8
40 + 8
50
5
0
50 + 0
๐งฑ Menghitung dengan Kelompok Puluhan
Perhatikan gambar berikut. Setiap kotak besar berisi 10 kelereng (satu puluhan), dan sisanya adalah satuan.
๐ฆ(10) ๐ฆ(10) ๐ฆ(10) ⚪⚪⚪⚪⚪⚪
3 puluhan + 6 satuan = 36
๐ง Menyusun Bilangan dari Nilai Tempat
Jika diketahui nilai puluhan dan satuannya, kita bisa menyusun bilangannya. Contoh:
4 puluhan + 2 satuan = 42
2 puluhan + 9 satuan = 29
๐ Ayo Berlatih!
Bilangan 28 terdiri dari berapa puluhan dan berapa satuan?
Tuliskan bentuk panjang dari bilangan 45! (contoh: 30 + 4)
3 puluhan + 7 satuan = ....
Bilangan 50 terdiri dari berapa puluhan dan berapa satuan?
Jika angka puluhannya 4 dan angka satuannya 0, bilangan tersebut adalah ....
๐ Klik untuk Lihat Kunci Jawaban
2 puluhan dan 8 satuan
40 + 5
37
5 puluhan dan 0 satuan
40
๐ Yuk, terus berlatih memahami nilai tempat agar semakin mahir membaca dan menulis bilangan! ๐
Kesimpulan :
Dari 29 murid yang hadir pada hari ini, Alhamdulillah sudah 90% murid memahami mengenai nilai tempat bilangan. Hanya saja, saat diberikan soal seperti 85 = ... Puluhan + ... Satuan, masih ada 4 murid yang masih menuliskan 80 puluhan + 5 satuan.