Jumat, 11 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "'Bahasa Indonesia"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Jumat / 11  September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Menceritakan Suatu Informasi Sesuai dengan Grafik

Pertemuan             : 14


📚 Bahasa Indonesia • Kelas 2 SD

Menceritakan Suatu Informasi
Sesuai dengan Grafik

Belajar membaca dan menceritakan grafik sederhana dengan cermat, bermakna, dan menyenangkan 🌈

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi serta informasi sederhana yang dibacakan, dibaca, atau ditayangkan, termasuk gambar, tabel, dan grafik sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu menceritakan kembali informasi tersebut secara lisan maupun tulisan menggunakan kosakata yang telah dikuasainya, serta menunjukkan sikap teliti dan rasa ingin tahu terhadap berbagai bentuk penyajian informasi di lingkungan sekitar.

🌟 Tujuan Pembelajaran (TP)

TP Umum

Peserta didik mampu menceritakan suatu informasi sesuai dengan grafik sederhana secara lisan maupun tulisan.

🧘 TP Mindful (Kesadaran Penuh)

Peserta didik mampu mengamati grafik sederhana dengan cermat dan penuh perhatian, sehingga dapat menemukan informasi yang tepat sebelum menceritakannya.

💡 TP Meaningful (Bermakna)

Peserta didik mampu mengaitkan informasi pada grafik dengan pengalaman atau kejadian nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga apa yang dipelajari terasa bermakna bagi dirinya.

🎉 TP Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik mampu menceritakan informasi grafik dengan percaya diri dan gembira melalui kegiatan bermain, menonton video, dan permainan tebak grafik bersama teman.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Peserta didik mengamati contoh grafik sederhana (grafik gambar/piktogram dan grafik batang) yang berkaitan dengan benda konkret di sekitar mereka.
  2. Peserta didik mengidentifikasi bagian-bagian grafik: judul, kategori, dan jumlah data.
  3. Peserta didik membandingkan data pada grafik (paling banyak, paling sedikit, sama banyak, dan selisihnya).
  4. Peserta didik menceritakan informasi grafik secara lisan dengan kalimat sederhana.
  5. Peserta didik menuliskan informasi grafik dalam bentuk kalimat sederhana.
  6. Peserta didik mempresentasikan hasil ceritanya di depan kelas dengan percaya diri.

🧩 Model & Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) dipadukan dengan Discovery Learning — peserta didik "menemukan sendiri" cara membaca grafik lewat benda konkret di sekitarnya.

Metode: Tanya jawab, demonstrasi dengan benda konkret, diskusi kelompok kecil, dan permainan edukatif (menyusun grafik dari benda nyata).

✿ ✿ ✿

🕌 Pembukaan Pembelajaran: Mengenal Kebesaran Allah

Sebelum belajar, mari kita renungkan sifat-sifat Allah berikut ini dan kaitkan dengan materi grafik hari ini:

🌿 Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah menciptakan berbagai buah, hewan, dan tumbuhan dengan jenis dan jumlah yang berbeda-beda. Semua bisa kita hitung dan susun rapi dalam bentuk grafik.

🍎 Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberikan rezeki berupa hasil panen buah dan makanan dengan jumlah yang berbeda setiap harinya. Mencatatnya dalam grafik membantu kita mensyukuri nikmat-Nya.

👑 Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur seluruh alam semesta dengan sangat rapi dan teratur. Grafik pun menyusun data secara rapi dan teratur agar mudah dipahami — mencerminkan keteraturan ciptaan Allah.

Pertanyaan Perenungan Mendalam:

1. Coba perhatikan buah-buahan yang Allah ciptakan di sekitar kita. Mengapa jumlah setiap jenis buah bisa berbeda-beda? Apa yang bisa kita pelajari dari keteraturan ciptaan Allah tersebut?
2. Jika kita mencatat rezeki yang Allah berikan setiap hari, mengapa penting bagi kita untuk bersyukur atas jumlah sekecil apa pun?
3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan sangat rapi. Bagaimana grafik membantu kita menyusun informasi menjadi rapi, seperti keteraturan ciptaan Allah?

✅❌ Yuk, Ingat Kembali! (Benar / Salah)

Materi pertemuan sebelumnya: Menceritakan suatu informasi sesuai dengan grafik sederhana secara lisan maupun tulisan.

1. Grafik adalah gambar yang menunjukkan informasi berupa jumlah atau data.
(Benar / Salah)
2. Batang grafik yang paling tinggi menunjukkan jumlah yang paling sedikit.
(Benar / Salah)
3. Sebelum menceritakan grafik, kita harus membaca judul grafik terlebih dahulu.
(Benar / Salah)
4. Semua batang pada grafik batang harus memiliki panjang yang sama.
(Benar / Salah)
5. Kita bisa membandingkan jumlah data pada grafik untuk mengetahui mana yang lebih banyak atau lebih sedikit.
(Benar / Salah)

Kunci Jawaban

1. Benar  |  2. Salah  |  3. Benar  |  4. Salah  |  5. Benar

✿ ✿ ✿

🎬 Ayo Menonton Video Pembelajaran

Simak video singkat tentang tabel dan grafik sederhana berikut ini:

▶ Tonton Video: Tabel dan Grafik Kelas 2 SD

📖 Penjelasan Materi

Grafik adalah gambar yang membantu kita melihat jumlah suatu benda dengan cepat dan mudah. Mari kita belajar dengan contoh benda konkret: buah kesukaan teman-teman di kelas!

Bu Guru bertanya kepada 19 siswa tentang buah kesukaan mereka. Hasilnya digambar dalam grafik batang berikut:

Grafik Buah Kesukaan Siswa5🍎 Apel3🍊 Jeruk7🥭 Mangga4🍌 Pisang

Langkah menceritakan grafik:

  1. Baca judul grafik — supaya kita tahu grafik ini bercerita tentang apa.
  2. Lihat setiap batang — cocokkan tinggi batang dengan jumlah benda konkretnya (misalnya menghitung langsung buah-buahan asli atau kartu bergambar).
  3. Bandingkan data — cari mana yang paling banyak dan paling sedikit.
  4. Hitung selisih — selisih artinya perbedaan jumlah antara dua data. Contoh: Mangga (7) dan Apel (5), selisihnya adalah 7 − 5 = 2. Kita bisa membuktikannya dengan menyusun 7 buah mangga tiruan dan 5 buah apel tiruan, lalu menghitung kelebihannya satu per satu menggunakan benda konkret.
  5. Ceritakan — susun kalimat sederhana, misalnya: "Buah yang paling disukai teman-teman adalah mangga, sebanyak 7 orang."
BuahJumlah Siswa
🍎 Apel5
🍊 Jeruk3
🥭 Mangga7
🍌 Pisang4
✿ ✿ ✿

📝 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

Gunakan grafik "Buah Kesukaan Siswa" di atas untuk menjawab soal berikut.

1. Apa judul yang tepat untuk grafik di atas?
  • a. Grafik Buah Kesukaan Siswa
  • b. Grafik Warna Baju
  • c. Grafik Hewan Peliharaan
  • d. Grafik Cuaca
2. Buah apa yang paling banyak disukai siswa?
  • a. Apel
  • b. Jeruk
  • c. Mangga
  • d. Pisang
3. Berapa jumlah siswa yang menyukai jeruk?
  • a. 7
  • b. 5
  • c. 4
  • d. 3
4. Buah apa yang paling sedikit disukai siswa?
  • a. Apel
  • b. Jeruk
  • c. Mangga
  • d. Pisang
5. Berapa selisih jumlah siswa yang menyukai mangga dan apel?
  • a. 2
  • b. 1
  • c. 3
  • d. 4
6. Berapa jumlah seluruh siswa yang disurvei (semua buah dijumlahkan)?
  • a. 17
  • b. 18
  • c. 20
  • d. 19
7. Jika 2 siswa yang menyukai pisang berpindah menyukai jeruk, berapa jumlah siswa yang menyukai jeruk sekarang?
  • a. 4
  • b. 6
  • c. 5
  • d. 7
8. Urutan buah dari yang paling sedikit hingga paling banyak disukai adalah...
  • a. Mangga, Apel, Pisang, Jeruk
  • b. Jeruk, Pisang, Apel, Mangga
  • c. Apel, Jeruk, Pisang, Mangga
  • d. Pisang, Jeruk, Mangga, Apel
9. Jika suatu hari batang Apel pada grafik menjadi sama tinggi dengan batang Mangga, apa yang bisa kita simpulkan?
  • a. Jumlah siswa yang menyukai mangga berkurang drastis
  • b. Data grafik menjadi salah
  • c. Tidak ada perubahan apa pun
  • d. Jumlah siswa yang menyukai apel bertambah menjadi sama banyak dengan mangga
10. Mengapa penting membaca grafik dengan cermat sebelum menceritakan informasinya kepada orang lain?
  • a. Supaya informasi yang kita sampaikan benar dan tidak keliru
  • b. Supaya cerita kita panjang
  • c. Supaya kita terlihat pintar
  • d. Supaya cepat selesai
✿ ✿ ✿

🧠❤️🎈 Sentuhan Pembelajaran Mendalam

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Perenungan sifat Allah Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran.
  • Kegiatan mengingat kembali materi lewat soal Benar/Salah.
  • Mengamati grafik batang dengan cermat sebelum menjawab soal.

💡 Meaningful (Bermakna)

  • Mengaitkan grafik dengan buah-buahan nyata (rezeki dari Allah) yang dikenal siswa.
  • Penjelasan konsep selisih menggunakan benda konkret yang dekat dengan keseharian siswa.
  • Refleksi rasa syukur atas keteraturan ciptaan Allah yang tercermin dalam grafik.

🎉 Joyful (Menyenangkan)

  • Menonton video pembelajaran yang menarik di awal materi.
  • Grafik disajikan dengan warna-warni dan emoji buah yang lucu.
  • Latihan soal dikemas seperti permainan tebak-tebakan seru.

🌈 Kesimpulan

Hari ini kita belajar membaca dan menceritakan informasi dari grafik sederhana. Grafik membantu kita melihat jumlah suatu data dengan cepat, rapi, dan mudah dipahami — sama seperti keteraturan yang Allah ciptakan di alam semesta ini. Dengan membaca judul, membandingkan data, dan menghitung selisihnya, kita bisa menceritakan grafik dengan tepat, penuh percaya diri, dan tentunya sambil bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan. 🌿





Kamis, 10 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Kamis / 10 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Soal Cerita Pengurangan – Menentukan Kalimat Matematika dan Menghitung

Pertemuan             : 14


➖ Soal Cerita Pengurangan ➖

Menentukan Kalimat Matematika dan Menghitung

Matematika • Kelas 2 SD

📌 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman bilangan cacah dan lambangnya, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari (soal cerita) yang berkaitan dengan pengurangan dengan cara mengubahnya menjadi kalimat matematika yang tepat, lalu menghitungnya secara benar dan sistematis.

🎯 Tujuan Pembelajaran

TP Umum: Peserta didik memahami konsep pengerjaan soal cerita pengurangan, mampu menentukan kalimat matematika yang tepat, dan menghitungnya dengan baik dan benar.

🧘 Mindful💡 Meaningful😄 Joyful
Siswa fokus dan sadar penuh saat membaca soal cerita, memahami setiap kata kunci (sisa, berkurang, terjual, dipakai) sebelum menentukan kalimat matematika.Siswa mengaitkan soal pengurangan dengan pengalaman nyata sehari-hari, seperti berbagi kue, menghabiskan bekal, atau menjual barang, sehingga belajar terasa bermakna.Siswa belajar melalui cerita bergambar, permainan tebak angka, dan tepuk semangat, sehingga suasana kelas menyenangkan dan tidak menegangkan.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Mengingat kembali konsep pengurangan dasar melalui refleksi materi sebelumnya (penjumlahan cerita).
  2. Mendengar dan memahami kisah/soal cerita pengurangan melalui video dan ilustrasi.
  3. Mengidentifikasi kata kunci dalam soal cerita yang menunjukkan operasi pengurangan.
  4. Mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika (model matematika) yang tepat.
  5. Menghitung hasil pengurangan dengan cara bersusun atau garis bilangan.
  6. Mempresentasikan dan memeriksa kembali hasil pekerjaan bersama teman.

🧩 Model & Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) dipadukan Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning: Mindful, Meaningful, Joyful).

Metode: Tanya jawab, demonstrasi dengan benda konkret, diskusi kelompok kecil, dan permainan edukatif (games matematika).

🌤️ Pembukaan Pembelajaran

Anak-anak, sebelum belajar, mari kita renungkan sejenak kebesaran Allah SWT. 🤲

Allah adalah Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) — Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini, termasuk buah-buahan, hewan, dan benda-benda yang sering kita hitung.

Allah adalah Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki) — semua makanan, minuman, dan barang yang kita miliki adalah rezeki pemberian Allah, yang kadang bertambah dan kadang berkurang karena kita gunakan atau bagikan kepada orang lain.

Allah adalah Al-Malik (Yang Maha Merajai/Memiliki) — segala sesuatu sebenarnya milik Allah, kita.

✅❌ Yuk, Ingat Materi Kemarin!

Sebelum masuk materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) soal cerita penjumlahan berikut ini!

  1. Ani punya 3 apel, ibu memberi 2 apel lagi. Kalimat matematikanya adalah 3 + 2 = 5. (B/S)
  2. Budi punya 4 kelereng, lalu menemukan 5 kelereng lagi. Jumlah kelereng Budi menjadi 9. (B/S)
  3. Jika ada 6 ayam lalu datang 3 ayam lagi, maka kalimat matematikanya adalah 6 - 3. (B/S)
  4. Rina membeli 5 buku, lalu ibu membelikan 4 buku lagi. Total buku Rina adalah 10. (B/S)
  5. Kata kunci "mendapat lagi" dan "bertambah" pada soal cerita menunjukkan operasi penjumlahan. (B/S)

🔑 Kunci: 1-B, 2-B, 3-S (seharusnya 6+3), 4-S (seharusnya 9), 5-B

 Video Pembelajaran

Sebelum belajar lebih lanjut, yuk simak video berikut ini:

▶️ Tonton: Menyelesaikan Soal Cerita Pengurangan - Kelas 2 SD

📖 Penjelasan Materi

Soal cerita pengurangan adalah soal matematika yang diceritakan dalam kalimat sehari-hari, di mana kita harus mencari sisa atau kekurangan dari suatu jumlah.

🔑 Kata kunci pengurangan yang sering muncul: sisa, berkurang, terjual, dimakan, dipakai, hilang, diberikan kepada, dipetik, patah.

Langkah 1: Menentukan Kalimat Matematika
Baca soal dengan teliti, cari angka pertama (jumlah awal) dan angka kedua (jumlah yang berkurang), lalu susun dengan tanda "−".

Contoh Soal:"Rani mempunyai 8 buah mangga 🥭🥭🥭🥭🥭🥭🥭🥭. Rani memberikan 3 mangga kepada adiknya 🥭🥭🥭➡️. Berapa sisa mangga Rani sekarang?"

🥭🥭🥭🥭🥭🥭🥭🥭  −  🥭🥭🥭  =  🥭🥭🥭🥭🥭

Kalimat matematika: 8 − 3 = ...

Langkah 2: Menghitung Hasil
Setelah kalimat matematika ditemukan, hitung dengan cara bersusun pendek atau garis bilangan.

8
− 3
------
5

Jadi, sisa mangga Rani adalah 5 buah.Contoh lain (angka lebih besar, teknik meminjam):

"Bu Guru mempunyai 23 pensil. Sebanyak 15 pensil dibagikan kepada murid. Berapa sisa pensil Bu Guru?"

2 3
− 1 5
------
0 8

*Karena 3 tidak cukup dikurangi 5, kita "meminjam" 1 puluhan menjadi 13 − 5 = 8, lalu puluhan menjadi 1.

Jadi, kalimat matematikanya 23 − 15 = 8. Sisa pensil Bu Guru adalah 8 buah.

✏️ Ayo Latihan!

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!

  1. Dito mempunyai 27 kelereng. Ia memberikan 14 kelereng kepada adiknya. Sisa kelereng Dito sekarang ada ... buah.
  2. Bu Sinta membuat 38 kue. Hari ini terjual 25 kue. Kue yang belum terjual ada ... buah.
  3. Ayah membeli 45 butir telur. Sebanyak 23 butir telur sudah dimasak ibu. Sisa telur ayah ada ... butir.
  4. Rani mempunyai pita sepanjang 59 cm. Ia menggunakan 36 cm untuk membungkus kado. Sisa pita Rani sekarang ... cm.
  5. Di kebun ada 68 burung. Sebanyak 42 burung terbang pergi. Burung yang tersisa di kebun ada ... ekor.


📝 Kesimpulan

Soal cerita pengurangan diselesaikan dengan menemukan kata kunci (sisa, berkurang, diberikan), lalu mengubahnya menjadi kalimat matematika menggunakan tanda "−", kemudian menghitung hasilnya dengan teliti. Sebagaimana rezeki dari Allah (Ar-Razzaq) yang kita miliki bisa berkurang saat dibagikan, begitu pula angka dalam matematika bisa berkurang saat dikurangkan. Mari selalu bersyukur atas setiap rezeki, sekecil apa pun jumlahnya. 🌟

Refleksi : Pada KBM hari ini terdapat 24 murid yang hadir ke sekolah, dan 5 murid belajar melalui Blogger dari rumah, hal ini disebabkan masih adanya dampak penyebaran abu vulkanik. 

Rabu, 09 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Seni Rupa"

 IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Rabu / 9 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Pertemuan             : 8


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📏 Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Seni Rupa • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📏 Penggaris📐 Alat Gambar🖼️ Berkarya
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Mengalami & Menciptakan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengenal, memilih, dan menggunakan berbagai alat, bahan, dan prosedur dasar dalam menggambar dan berkarya seni rupa sesuai dengan tujuan penciptaan karya. Peserta didik mampu mengenal jenis-jenis penggaris beserta manfaat dan fungsinya untuk membuat garis lurus, sudut, dan bentuk geometris sederhana dalam karya seni dua dimensi.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya.
📐MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
🗣️MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuat garis rapi pada tugas sekolah atau karya seni.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati bentuk dan fungsi penggaris dengan saksama, peserta didik mampu membedakan jenis-jenis penggaris dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi dan karya tidak rusak.
😄JOYFUL
Melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu berkarya dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam berkarya (meaningful), hingga praktik yang menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati bentuk dan fungsi berbagai penggaris dengan saksama untuk membedakannya dengan teliti.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari dan tugas sekolah.
3.5MINDFUL Peserta didik bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi.
3.6JOYFUL Peserta didik berkarya dengan gembira dan percaya diri melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai penggaris.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis eksplorasi alat dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Eksplorasi & Discovery Learning – siswa mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris untuk menemukan fungsinya masing-masing.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menggunakan setiap jenis penggaris dengan benar.
Praktik / Unjuk Kerja – siswa berlatih langsung menggambar menggunakan penggaris sesuai kebutuhan karyanya.
💬Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan fungsi tiap jenis penggaris.
🎲Permainan Tebak Alat – siswa menebak nama dan fungsi penggaris untuk mendukung unsur joyful.

5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan banyak bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah berbentuk segi enam yang sama persis dan kristal salju yang simetris.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi kita akal dan keterampilan tangan sehingga manusia mampu menciptakan alat bantu seperti penggaris untuk mempermudah pekerjaan.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat dan teratur, seperti orbit bumi mengelilingi matahari yang tidak pernah meleset.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk-bentuk yang rapi dan presisi di alam. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, hari ini kita akan belajar menggunakan penggaris agar garis dan bentuk dalam karya seni kita juga rapi dan tepat.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah. Menurutmu, mengapa kerapian dan ketepatan itu penting dalam sebuah karya seni?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Bagaimana perasaanmu jika harus membuat garis lurus tanpa menggunakan penggaris sama sekali?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, tidak meleset sedikit pun. Menurutmu, apa yang akan terjadi pada karya seni kita jika kita tidak berhati-hati dan teliti saat menggunakan penggaris?
6Yuk, Ingat Lagi! (Pencampuran Warna)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Mencampur warna merah dan kuning menghasilkan warna oranye.B / S
2.Mencampur warna biru dan kuning menghasilkan warna ungu.B / S
3.Warna sekunder dihasilkan dari pencampuran dua warna primer.B / S
4.Mencampur warna merah dan biru menghasilkan warna hijau.B / S
5.Warna primer tidak bisa dihasilkan dari pencampuran warna lain.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (biru + kuning = hijau)   3. Benar   4. Salah (merah + biru = ungu)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Jenis-Jenis Penggaris dan Fungsinya

📏 Mengapa Penggaris Penting dalam Berkarya?

Penggaris adalah alat yang membantu kita membuat garis lurus, sudut, dan bentuk yang rapi dan tepat. Tanpa penggaris, garis yang kita buat bisa menjadi tidak lurus dan kurang rapi.

📏
Penggaris Lurus (Mistar)
Untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang. Contoh: menggaris buku tulis, membuat sketsa dinding rumah.
📐
Penggaris Segitiga
Untuk membuat garis miring dan sudut siku-siku. Contoh: menggambar atap rumah, layang-layang.
🧭
Busur Derajat
Untuk mengukur dan menggambar sudut serta lingkaran. Contoh: menggambar roda, matahari, jam dinding.
🌊
Penggaris Lengkung
Untuk membuat garis lengkung yang rapi. Contoh: menggambar awan, gelombang laut, bentuk daun.
Contoh sehari-hari: Saat Doni menggambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela bulat, ia menggunakan penggaris lurus untuk dinding, penggaris segitiga untuk atap, dan busur derajat untuk jendela bulat, agar hasil gambarnya rapi dan proporsional.
📏 📐 🧭 🏠 🖍️
9Riview (Pengulangan) Latihan
MUDAH

1. Alat yang digunakan untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang disebut ....

A. penggaris

B. gunting

C. krayon

D. penghapus

MUDAH

2. Penggaris yang bentuknya lurus dan biasa digunakan untuk mengukur panjang buku adalah ....

A. penggaris segitiga

B. penggaris lurus

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

MUDAH

3. Penggaris yang berbentuk setengah lingkaran dan digunakan untuk mengukur sudut disebut ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SEDANG

4. Penggaris segitiga sangat cocok digunakan untuk membuat gambar ....

A. lingkaran penuh

B. tulisan huruf

C. warna gradasi

D. atap rumah yang miring

SEDANG

5. Saat menggambar jam dinding yang berbentuk bulat, alat yang paling cocok digunakan untuk membantu adalah ....

A. busur derajat/jangka

B. penggaris lurus

C. penggaris segitiga

D. gunting

SEDANG

6. Manfaat menggunakan penggaris dalam membuat karya adalah ....

A. membuat garis menjadi tidak rapi

B. membuat garis menjadi lurus dan rapi

C. mempersulit pekerjaan

D. tidak ada manfaatnya

SEDANG

7. Untuk menggambar layang-layang yang memiliki sisi miring dan sudut siku-siku, penggaris yang paling tepat digunakan adalah ....

A. busur derajat

B. penggaris lengkung

C. penggaris segitiga

D. tidak perlu penggaris

SUKAR

8. Rini ingin menggambar gelombang laut yang melengkung dengan rapi dalam karyanya. Jenis penggaris yang paling tepat digunakan Rini adalah ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SUKAR

9. Doni membuat gambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela berbentuk lingkaran. Alat yang sebaiknya digunakan secara berurutan untuk dinding, atap, dan jendela adalah ....

A. penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat/jangka

B. busur derajat, penggaris lurus, penggaris segitiga

C. penggaris segitiga, busur derajat, penggaris lurus

D. penggaris lengkung, penggaris lurus, busur derajat

SUKAR

10. Ketika membuat karya seni tanpa menggunakan penggaris sama sekali untuk garis-garis yang seharusnya lurus, hal yang kemungkinan terjadi adalah ....

A. garis akan lebih lurus dan rapi

B. garis bisa menjadi tidak rapi dan kurang presisi

C. karya menjadi lebih cepat selesai dengan hasil sempurna

D. tidak ada pengaruhnya sama sekali

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan makna kerapian dan ketepatan ciptaan Allah.
  • Kegiatan mengamati bentuk dan fungsi setiap penggaris dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam membedakannya.
  • Bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris melatih kesadaran diri siswa agar hasil karya tetap rapi.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Setiap jenis penggaris dikaitkan dengan kebutuhan nyata dalam berkarya: menggambar rumah, layang-layang, jam, atau gelombang laut.
  • Manfaat penggaris juga dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari siswa, seperti menggaris buku tulis dan tugas sekolah.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik langsung menggambar dengan berbagai penggaris membuat siswa lebih mudah memahami materi secara nyata dan menyenangkan.
  • Permainan tebak alat dan diskusi kelompok membuat siswa antusias mengenal jenis-jenis penggaris.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar mengenal berbagai jenis penggaris, yaitu penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat, dan penggaris lengkung, beserta manfaatnya masing-masing dalam membuat karya seni yang rapi dan tepat. Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan bentuk-bentuk yang presisi di alam, dan Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan ukuran yang tepat, mari kita gunakan penggaris dengan hati-hati dan teliti agar karya kita menjadi lebih indah dan rapi. 🌟
Di Minggu ini, Alhamdulillah selesai materi untuk 1 Bab ya Nak. Untuk itu, tugas hari ini, kita akan mengaplikasikannya dalam membuat topeng sederhana dengan teknik mewarnai dan menggunting yang sudah kalian pelajari. Silahkan anak2 mewarnai gambar topeng di bawah ini, kemudian digunting ya sesuaikan bentuk wajah. 
TUGAS : 

Refleksi : Pada KBM hari ini terdapat 8 murid yang hadir ke sekolah, dan 21 murid belajar melalui Blogger dari rumah, hal ini disebabkan masih adanya dampak penyebaran abu vulkanik. 

Kelas 2 Zubair bin Awwam "'Bahasa Indonesia"

IDENTITAS Nama Guru              : Oktarina, S.Pd. Mapel                           : Bahasa Indonesia Hari / Tanggal        : Jumat  / 11  S...