Rabu, 02 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Seni Rupa"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Rabu / 2 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Pertemuan             : 7


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📏 Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Seni Rupa • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📏 Penggaris📐 Alat Gambar🖼️ Berkarya
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Mengalami & Menciptakan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengenal, memilih, dan menggunakan berbagai alat, bahan, dan prosedur dasar dalam menggambar dan berkarya seni rupa sesuai dengan tujuan penciptaan karya. Peserta didik mampu mengenal jenis-jenis penggaris beserta manfaat dan fungsinya untuk membuat garis lurus, sudut, dan bentuk geometris sederhana dalam karya seni dua dimensi.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya.
📐MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
🗣️MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuat garis rapi pada tugas sekolah atau karya seni.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati bentuk dan fungsi penggaris dengan saksama, peserta didik mampu membedakan jenis-jenis penggaris dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi dan karya tidak rusak.
😄JOYFUL
Melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu berkarya dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam berkarya (meaningful), hingga praktik yang menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati bentuk dan fungsi berbagai penggaris dengan saksama untuk membedakannya dengan teliti.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari dan tugas sekolah.
3.5MINDFUL Peserta didik bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi.
3.6JOYFUL Peserta didik berkarya dengan gembira dan percaya diri melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai penggaris.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis eksplorasi alat dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Eksplorasi & Discovery Learning – siswa mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris untuk menemukan fungsinya masing-masing.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menggunakan setiap jenis penggaris dengan benar.
Praktik / Unjuk Kerja – siswa berlatih langsung menggambar menggunakan penggaris sesuai kebutuhan karyanya.
💬Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan fungsi tiap jenis penggaris.
🎲Permainan Tebak Alat – siswa menebak nama dan fungsi penggaris untuk mendukung unsur joyful.

5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan banyak bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah berbentuk segi enam yang sama persis dan kristal salju yang simetris.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi kita akal dan keterampilan tangan sehingga manusia mampu menciptakan alat bantu seperti penggaris untuk mempermudah pekerjaan.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat dan teratur, seperti orbit bumi mengelilingi matahari yang tidak pernah meleset.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk-bentuk yang rapi dan presisi di alam. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, hari ini kita akan belajar menggunakan penggaris agar garis dan bentuk dalam karya seni kita juga rapi dan tepat.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah. Menurutmu, mengapa kerapian dan ketepatan itu penting dalam sebuah karya seni?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Bagaimana perasaanmu jika harus membuat garis lurus tanpa menggunakan penggaris sama sekali?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, tidak meleset sedikit pun. Menurutmu, apa yang akan terjadi pada karya seni kita jika kita tidak berhati-hati dan teliti saat menggunakan penggaris?
6Yuk, Ingat Lagi! (Pencampuran Warna)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Mencampur warna merah dan kuning menghasilkan warna oranye.B / S
2.Mencampur warna biru dan kuning menghasilkan warna ungu.B / S
3.Warna sekunder dihasilkan dari pencampuran dua warna primer.B / S
4.Mencampur warna merah dan biru menghasilkan warna hijau.B / S
5.Warna primer tidak bisa dihasilkan dari pencampuran warna lain.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (biru + kuning = hijau)   3. Benar   4. Salah (merah + biru = ungu)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Jenis-Jenis Penggaris dan Fungsinya

📏 Mengapa Penggaris Penting dalam Berkarya?

Penggaris adalah alat yang membantu kita membuat garis lurus, sudut, dan bentuk yang rapi dan tepat. Tanpa penggaris, garis yang kita buat bisa menjadi tidak lurus dan kurang rapi.

📏
Penggaris Lurus (Mistar)
Untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang. Contoh: menggaris buku tulis, membuat sketsa dinding rumah.
📐
Penggaris Segitiga
Untuk membuat garis miring dan sudut siku-siku. Contoh: menggambar atap rumah, layang-layang.
🧭
Busur Derajat
Untuk mengukur dan menggambar sudut serta lingkaran. Contoh: menggambar roda, matahari, jam dinding.
🌊
Penggaris Lengkung
Untuk membuat garis lengkung yang rapi. Contoh: menggambar awan, gelombang laut, bentuk daun.
Contoh sehari-hari: Saat Doni menggambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela bulat, ia menggunakan penggaris lurus untuk dinding, penggaris segitiga untuk atap, dan busur derajat untuk jendela bulat, agar hasil gambarnya rapi dan proporsional.
📏 📐 🧭 🏠 🖍️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Alat yang digunakan untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang disebut ....

A. penggaris

B. gunting

C. krayon

D. penghapus

MUDAH

2. Penggaris yang bentuknya lurus dan biasa digunakan untuk mengukur panjang buku adalah ....

A. penggaris segitiga

B. penggaris lurus

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

MUDAH

3. Penggaris yang berbentuk setengah lingkaran dan digunakan untuk mengukur sudut disebut ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SEDANG

4. Penggaris segitiga sangat cocok digunakan untuk membuat gambar ....

A. lingkaran penuh

B. tulisan huruf

C. warna gradasi

D. atap rumah yang miring

SEDANG

5. Saat menggambar jam dinding yang berbentuk bulat, alat yang paling cocok digunakan untuk membantu adalah ....

A. busur derajat/jangka

B. penggaris lurus

C. penggaris segitiga

D. gunting

SEDANG

6. Manfaat menggunakan penggaris dalam membuat karya adalah ....

A. membuat garis menjadi tidak rapi

B. membuat garis menjadi lurus dan rapi

C. mempersulit pekerjaan

D. tidak ada manfaatnya

SEDANG

7. Untuk menggambar layang-layang yang memiliki sisi miring dan sudut siku-siku, penggaris yang paling tepat digunakan adalah ....

A. busur derajat

B. penggaris lengkung

C. penggaris segitiga

D. tidak perlu penggaris

SUKAR

8. Rini ingin menggambar gelombang laut yang melengkung dengan rapi dalam karyanya. Jenis penggaris yang paling tepat digunakan Rini adalah ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SUKAR

9. Doni membuat gambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela berbentuk lingkaran. Alat yang sebaiknya digunakan secara berurutan untuk dinding, atap, dan jendela adalah ....

A. penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat/jangka

B. busur derajat, penggaris lurus, penggaris segitiga

C. penggaris segitiga, busur derajat, penggaris lurus

D. penggaris lengkung, penggaris lurus, busur derajat

SUKAR

10. Ketika membuat karya seni tanpa menggunakan penggaris sama sekali untuk garis-garis yang seharusnya lurus, hal yang kemungkinan terjadi adalah ....

A. garis akan lebih lurus dan rapi

B. garis bisa menjadi tidak rapi dan kurang presisi

C. karya menjadi lebih cepat selesai dengan hasil sempurna

D. tidak ada pengaruhnya sama sekali

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan makna kerapian dan ketepatan ciptaan Allah.
  • Kegiatan mengamati bentuk dan fungsi setiap penggaris dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam membedakannya.
  • Bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris melatih kesadaran diri siswa agar hasil karya tetap rapi.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Setiap jenis penggaris dikaitkan dengan kebutuhan nyata dalam berkarya: menggambar rumah, layang-layang, jam, atau gelombang laut.
  • Manfaat penggaris juga dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari siswa, seperti menggaris buku tulis dan tugas sekolah.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik langsung menggambar dengan berbagai penggaris membuat siswa lebih mudah memahami materi secara nyata dan menyenangkan.
  • Permainan tebak alat dan diskusi kelompok membuat siswa antusias mengenal jenis-jenis penggaris.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar mengenal berbagai jenis penggaris, yaitu penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat, dan penggaris lengkung, beserta manfaatnya masing-masing dalam membuat karya seni yang rapi dan tepat. Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan bentuk-bentuk yang presisi di alam, dan Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan ukuran yang tepat, mari kita gunakan penggaris dengan hati-hati dan teliti agar karya kita menjadi lebih indah dan rapi. 🌟




Selasa, 01 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Selasa / 1 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Mengenal Dasar Pengurangan: Sisa atau Selisih

Pertemuan             : 12


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

➖ Mengenal Dasar Pengurangan: Sisa atau Selisih

Matematika • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

🍬 Sisa⚖️ Selisih🧮 Benda Konkret
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Bilangan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan berbagai strategi sesuai karakteristik bilangan yang dioperasikan. Peserta didik mampu memahami konsep dasar pengurangan, baik sebagai sisa (pengambilan) maupun selisih (perbandingan dua bilangan), menggunakan benda-benda konkret dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami konsep dasar pengurangan (sisa atau selisih) menggunakan benda konkret.
🍬MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengambil atau membagikan benda konkret (kelereng, kue, permen), peserta didik mampu memahami pengurangan sebagai sisa (yang tertinggal setelah diambil).
⚖️MEANINGFUL
Peserta didik mampu menceritakan situasi sehari-hari yang berkaitan dengan selisih (perbandingan dua kelompok benda), misalnya membandingkan jumlah pensil miliknya dan milik teman.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati dan menghitung benda konkret dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu membedakan konsep sisa dan selisih dengan tepat.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu memeriksa kembali hasil pengurangannya menggunakan benda konkret sebelum menuliskan jawaban akhir.
😄JOYFUL
Melalui permainan "ambil dan hitung" atau kuis kelompok, peserta didik mampu mempraktikkan konsep pengurangan dengan gembira dan penuh semangat.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati dan menghitung benda konkret dengan tenang dan teliti untuk membedakan konsep sisa dan selisih.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami konsep dasar pengurangan (sisa atau selisih) menggunakan benda konkret. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik memahami pengurangan sebagai "sisa" melalui kegiatan mengambil/membagikan benda konkret sehari-hari.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menceritakan situasi sehari-hari yang berkaitan dengan "selisih" antara dua kelompok benda.
3.5MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali hasil pengurangannya menggunakan benda konkret sebelum menuliskan jawaban akhir.
3.6JOYFUL Peserta didik mempraktikkan konsep pengurangan melalui permainan "ambil dan hitung" atau kuis kelompok dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis benda konkret dan pengalaman nyata, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Discovery Learning – siswa menemukan sendiri konsep sisa dan selisih melalui manipulasi benda konkret.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara mengurangi benda konkret untuk menunjukkan sisa dan selisih.
💬Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan situasi sisa dan selisih dalam kehidupan sehari-hari.
🎲Permainan Edukatif (Games) – permainan "ambil dan hitung" benda konkret untuk mendukung unsur joyful.
📝Penugasan – latihan soal mandiri bertingkat untuk mengukur pemahaman siswa.

5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan akal pada diri kita sehingga mampu memahami bahwa jumlah benda dapat berkurang saat sebagian diambil atau digunakan.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki kepada kita, dan sebagian darinya kita gunakan atau bagikan kepada orang lain, sehingga tersisa sebagian untuk kita simpan atau sedekahkan.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur rezeki setiap makhluk dengan penuh hikmah, ada yang bertambah dan ada yang berkurang, semuanya diatur dengan adil oleh Allah.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan akal kita agar mampu memahami konsep berkurang. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki yang sebagiannya kita gunakan sehingga tersisa sebagian, dan Allah Al-Malik mengatur rezeki setiap makhluk dengan adil. Hari ini kita akan belajar dua makna pengurangan: sisa (yang tertinggal setelah diambil) dan selisih (perbandingan dua jumlah benda).

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan kita dengan akal untuk memahami bahwa jumlah benda bisa berkurang. Menurutmu, mengapa penting bagi kita memahami konsep "berkurang" dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki kepada kita. Jika kamu memiliki 10 permen lalu memberikan 4 kepada temanmu sebagai bentuk berbagi rezeki, bagaimana caranya kamu tahu berapa sisa permenmu?
  3. Allah Al-Malik mengatur rezeki setiap makhluk dengan adil. Menurutmu, apa bedanya ketika kita menghitung "sisa" barang yang kita punya dengan menghitung "selisih" jumlah barang milik kita dan milik teman?
6Yuk, Ingat Lagi! (Penjumlahan dengan Teknik Menyimpan)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Pada penjumlahan bersusun, kita mulai menjumlahkan dari kolom satuan.B / S
2.Kita menyimpan angka jika hasil penjumlahan satuan kurang dari 10.B / S
3.27 + 18 hasilnya adalah 45.B / S
4.Angka yang disimpan selalu ditambahkan ke kolom satuan.B / S
5.24 + 19 hasilnya adalah 43.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (menyimpan jika hasilnya 10 atau lebih)   3. Benar   4. Salah (disimpan ke kolom puluhan)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Pengurangan sebagai Sisa atau Selisih

🍬 A. Pengurangan sebagai "Sisa"

Pengurangan sebagai sisa artinya menghitung berapa banyak benda yang tertinggal setelah sebagian diambil, dimakan, atau diberikan kepada orang lain.

🍪🍪🍪🍪🍪🍪🍪🍪
Contoh sehari-hari: Budi punya 9 kue. Ia makan 4 kue. Sisa kue Budi = 9 − 4 = 5 kue.

⚖️ B. Pengurangan sebagai "Selisih"

Pengurangan sebagai selisih artinya membandingkan banyak beda antara dua kelompok benda, tanpa ada benda yang diambil atau dihilangkan.

✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️  |  ✏️✏️✏️✏️
Contoh sehari-hari: Ani punya 7 pensil, Budi punya 4 pensil. Selisih pensil mereka = 7 − 4 = 3. Artinya, pensil Ani lebih banyak 3 dari pensil Budi.

🧮 C. Cara Menggunakan Benda Konkret

1Siapkan benda konkret (kelereng, kancing, sedotan) sejumlah bilangan pertama.
2Untuk konsep sisa: pisahkan/ambil benda sejumlah bilangan pengurang, lalu hitung sisanya.
3Untuk konsep selisih: susun dua kelompok benda berdampingan, lalu hitung berapa kelebihan salah satu kelompok.
🍪 ✏️ 🐔 🧮 ⚖️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Pengurangan yang menunjukkan banyak benda yang tertinggal setelah diambil disebut ....

A. sisa

B. penjumlahan

C. selisih

D. perkalian

MUDAH

2. Budi punya 9 kue, dimakan 4. Sisa kue Budi adalah ....

A. 13

B. 5

C. 4

D. 9

MUDAH

3. Pengurangan yang menunjukkan perbandingan banyak antara dua kelompok benda disebut ....

A. sisa

B. jumlah

C. selisih

D. hasil kali

SEDANG

4. Ani punya 7 pensil, Budi punya 4 pensil. Selisih pensil Ani dan Budi adalah ....

A. 11

B. 4

C. 7

D. 3

SEDANG

5. Ibu membeli 15 apel. Sebanyak 6 apel dimakan sekeluarga. Sisa apel Ibu adalah ....

A. 9

B. 21

C. 8

D. 10

SEDANG

6. Dina memiliki 12 kelereng, Rian memiliki 8 kelereng. Berapa selisih kelereng mereka?

A. 20

B. 4

C. 3

D. 5

SEDANG

7. Sebuah kandang berisi 14 ekor ayam. Karena dijual, kini tersisa 9 ekor. Berapa ekor ayam yang telah dijual?

A. 23

B. 4

C. 5

D. 6

SUKAR

8. Sinta memiliki 18 permen. Ia memberikan sebagian kepada adiknya sehingga tersisa 11 permen. Berapa permen yang diberikan Sinta kepada adiknya?

A. 6

B. 8

C. 29

D. 7

SUKAR

9. Kelas 2A memiliki 25 siswa, sedangkan Kelas 2B memiliki 19 siswa. Berapa selisih jumlah siswa kedua kelas, dan kelas mana yang lebih banyak?

A. 6 siswa, Kelas 2A lebih banyak

B. 44 siswa, Kelas 2A lebih banyak

C. 5 siswa, Kelas 2A lebih banyak

D. 6 siswa, Kelas 2B lebih banyak

SUKAR

10. Pak Tono memiliki 30 ekor bebek. Karena banjir, 12 ekor bebek hilang. Beberapa hari kemudian ia membeli lagi 5 ekor bebek baru. Berapa jumlah bebek Pak Tono sekarang?

A. 17

B. 23

C. 18

D. 22

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan makna rezeki yang berkurang dan bertambah.
  • Kegiatan mengamati dan menghitung benda konkret dengan tenang melatih ketelitian siswa membedakan sisa dan selisih.
  • Memeriksa kembali hasil pengurangan sebelum menuliskan jawaban akhir melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Konsep sisa dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa: makan kue, berbagi permen, atau menjual hasil ternak.
  • Konsep selisih dikaitkan dengan membandingkan jumlah benda milik diri sendiri dan teman, misalnya jumlah pensil atau jumlah siswa di kelas.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan penggunaan benda konkret membuat siswa lebih mudah memahami konsep pengurangan secara nyata dan menyenangkan.
  • Permainan "ambil dan hitung" serta kuis kelompok membuat siswa antusias berlatih tanpa merasa tertekan.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa pengurangan memiliki dua makna: sisa (banyak benda yang tertinggal setelah diambil) dan selisih (perbandingan banyak antara dua kelompok benda). Keduanya bisa kita pahami dengan mudah menggunakan benda konkret di sekitar kita. Seperti Allah Ar-Razzaq yang memberi rezeki dan Allah Al-Malik yang mengaturnya dengan adil, mari kita gunakan rezeki kita dengan bijak, menyisakan sebagian untuk berbagi, dan selalu bersyukur atas apa yang kita miliki. 🌟
Refleksi : Refleksi : Alhamdulillah dari keseluruhan 29 murid yang hadir pada hari ini, sudah sebagian besar murid memahami pengurangan dengan cara susun  ke bawah. Hanya beberapa murid yang belum teliti dalam mengurangi suatu benda dalam menghitung pengurangan. Dalam hal ini, guru memberikan pendampingan individu kepada murid yang belum teliti dalam berhitung.



Kelas 2 Zubair bin Awwam "Seni Rupa"

IDENTITAS Nama Guru              : Oktarina, S.Pd. Mapel                           : Seni Rupa Hari / Tanggal        :  Rabu / 2 September 2...