Kamis, 03 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Kamis / 3 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Pengurangan Cara Susun Panjang

Pertemuan             : 13


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

➖ Pengurangan Cara Bersusun Panjang (Puluhan dan Satuan)

Matematika • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

🧮 Bersusun Panjang🔟 Puluhan1️⃣ Satuan
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Bilangan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat melakukan operasi pengurangan bilangan cacah sampai 100 menggunakan berbagai strategi, termasuk cara bersusun panjang, yaitu menguraikan bilangan menjadi nilai puluhan dan satuan sebelum melakukan pengurangan, guna memperkuat pemahaman nilai tempat dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami konsep pengurangan cara bersusun panjang dengan baik.
🧮MEANINGFUL
Melalui kegiatan menguraikan benda konkret menjadi kelompok puluhan dan satuan, peserta didik mampu melakukan pengurangan cara bersusun panjang dengan benar.
💬MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan hubungan antara cara bersusun panjang dan pemahaman nilai tempat (puluhan dan satuan) dalam kehidupan sehari-hari.
🧘MINDFUL
Melalui latihan menguraikan bilangan langkah demi langkah dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu mengerjakan pengurangan bersusun panjang secara berurutan tanpa tergesa-gesa.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu memeriksa kembali hasil pengurangannya dengan cara bersusun panjang sebelum menuliskan jawaban akhir.
😄JOYFUL
Melalui permainan kartu bilangan atau kuis kelompok, peserta didik mampu menyelesaikan soal pengurangan bersusun panjang dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengerjakan dengan teliti (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik menguraikan bilangan langkah demi langkah dengan tenang dan teliti.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami konsep pengurangan cara bersusun panjang dengan baik. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menguraikan benda konkret menjadi kelompok puluhan dan satuan untuk melakukan pengurangan bersusun panjang.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan hubungan cara bersusun panjang dengan nilai tempat dalam kehidupan sehari-hari.
3.5MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali hasil pengurangannya sebelum menuliskan jawaban akhir.
3.6JOYFUL Peserta didik menyelesaikan soal pengurangan bersusun panjang melalui permainan kartu bilangan/kuis kelompok dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis benda konkret dan pemahaman nilai tempat, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Discovery Learning – siswa menemukan sendiri cara menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara bersusun panjang langkah demi langkah.
💬Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi menguraikan dan mengurangkan bilangan bersama teman.
🎲Permainan Kartu Bilangan – siswa berlatih menguraikan dan mengurangkan bilangan sambil bermain untuk mendukung unsur joyful.
📝Penugasan – latihan soal mandiri bertingkat untuk mengukur pemahaman siswa.



5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan alam semesta dengan susunan yang berlapis-lapis dan teratur, seperti langit yang berlapis tujuh.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki kepada kita berupa uang, yang nilainya perlu kita pahami (puluhan dan satuan) agar bisa digunakan dan dihitung dengan benar.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur alam semesta dari yang besar hingga yang kecil dengan sangat rapi dan sistematis.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan alam dengan susunan yang berlapis dan teratur. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa uang yang perlu kita pahami nilainya. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam dari yang besar hingga yang kecil, hari ini kita akan belajar mengurangkan bilangan dengan cara bersusun panjang, yaitu menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan terlebih dahulu sebelum menghitungnya.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan alam semesta dengan susunan yang berlapis dan teratur. Menurutmu, mengapa menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan dapat memudahkan kita berhitung?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki kepada kita berupa uang. Saat kamu berbelanja dan perlu menghitung sisa uangmu, mengapa penting memahami nilai puluhan dan satuan pada uang tersebut?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dari yang besar hingga yang kecil dengan sangat rapi. Menurutmu, mengapa dalam cara bersusun panjang kita perlu menguraikan nilai puluhan terlebih dahulu, baru satuan?
6Yuk, Ingat Lagi! (Konsep Pengurangan)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Pengurangan sebagai "sisa" adalah banyak benda yang tertinggal setelah diambil.B / S
2.Pengurangan sebagai "selisih" adalah perbandingan banyak antara dua kelompok benda.B / S
3.15 − 6 hasilnya adalah 10.B / S
4.Selisih antara 20 dan 12 adalah 8.B / S
5.Pengurangan hanya bisa dihitung menggunakan benda konkret, tidak bisa dengan angka.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Benar   3. Salah (15 − 6 = 9)   4. Benar   5. Salah (pengurangan juga bisa dihitung langsung dengan angka)

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Pengurangan Cara Bersusun Panjang

🧮 Apa itu Cara Bersusun Panjang?

Cara bersusun panjang adalah cara mengurangkan dua bilangan dengan menguraikan (dekomposisi) setiap bilangan menjadi nilai puluhan dan satuan terlebih dahulu, baru kemudian dikurangkan bagian per bagian.

Contoh sehari-hari: Ibu punya 48 butir telur, digunakan 25 butir untuk membuat kue. Berapa sisa telur Ibu?

📝 Langkah-Langkah Pengurangan Bersusun Panjang

1Uraikan bilangan pertama menjadi puluhan + satuan.
2Uraikan bilangan kedua (pengurang) menjadi puluhan + satuan.
3Kurangkan nilai satuan dengan satuan.
4Kurangkan nilai puluhan dengan puluhan.
5Jumlahkan hasil pengurangan puluhan dan satuan untuk mendapatkan hasil akhir.

Contoh: 48 − 25 = ...

48 = 40 + 8
25 = 20 + 5
Satuan: 8 − 5 = 3
Puluhan: 40 − 20 = 20
Hasil: 20 + 3 = 23

Jadi, 48 − 25 = 23. Sisa telur Ibu adalah 23 butir.

🧮 🥚 🪙 ✏️ 🔟
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Cara bersusun panjang dalam pengurangan dilakukan dengan cara ....

A. menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan terlebih dahulu

B. langsung mengurangkan tanpa menguraikan bilangan

C. mengalikan bilangan terlebih dahulu

D. membulatkan bilangan

MUDAH

2. Bilangan 46 jika diuraikan menjadi puluhan dan satuan adalah ....

A. 4 + 6

B. 40 + 6

C. 46 + 0

D. 400 + 6

MUDAH

3. Pada pengurangan bersusun panjang, langkah pertama yang dilakukan adalah ....

A. langsung menjumlahkan kedua bilangan

B. mengalikan kedua bilangan

C. menguraikan kedua bilangan menjadi puluhan dan satuan

D. membulatkan kedua bilangan

SEDANG

4. 48 − 25 menggunakan cara bersusun panjang: 48 = 40 + 8, 25 = 20 + 5. Hasil pengurangan satuan (8 − 5) adalah ....

A. 13

B. 5

C. 8

D. 3

SEDANG

5. Melanjutkan soal di atas, hasil pengurangan puluhan (40 − 20) adalah ....

A. 20

B. 60

C. 10

D. 30

SEDANG

6. Hasil akhir dari 48 − 25 menggunakan cara bersusun panjang adalah ....

A. 20

B. 23

C. 33

D. 13

SEDANG

7. 37 − 14 menggunakan cara bersusun panjang. Hasil akhirnya adalah ....

A. 23

B. 13

C. 33

D. 51

SUKAR

8. Ibu memiliki 58 butir telur. Sebanyak 34 butir digunakan untuk membuat kue. Dengan cara bersusun panjang, sisa telur Ibu adalah ....

A. 22

B. 34

C. 14

D. 24

SUKAR

9. Kakak memiliki 65 kelereng. Ia memberikan 42 kelereng kepada adiknya. Dengan cara bersusun panjang, berapa sisa kelereng kakak, dan berapa hasil pengurangan puluhannya?

A. 23 kelereng, puluhan = 20

B. 23 kelereng, puluhan = 40

C. 33 kelereng, puluhan = 20

D. 20 kelereng, puluhan = 23

SUKAR

10. Seorang siswa mengerjakan 76 − 53 dengan cara bersusun panjang, tetapi salah menguraikan 76 menjadi 7 + 6 (bukan 70 + 6). Apa akibat dari kesalahan tersebut?

A. Hasil akhir akan tetap benar karena tidak berpengaruh

B. Hasil akhir akan salah karena nilai tempat puluhan tidak sesuai

C. Soal menjadi lebih mudah dikerjakan

D. Cara tersebut sebenarnya benar dan dianjurkan

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan keteraturan ciptaan Allah.
  • Menguraikan bilangan langkah demi langkah dengan tenang melatih ketelitian siswa agar tidak keliru menentukan nilai puluhan dan satuan.
  • Memeriksa kembali hasil pengurangan sebelum menuliskan jawaban akhir melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Konsep bersusun panjang dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa: menghitung sisa telur, kelereng, atau uang.
  • Pemahaman nilai tempat dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari, seperti memahami nilai uang saat berbelanja.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran membantu siswa memvisualisasikan langkah-langkah bersusun panjang secara lebih hidup dan menyenangkan.
  • Permainan kartu bilangan dan kuis kelompok membuat siswa antusias berlatih tanpa merasa tertekan.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar pengurangan cara bersusun panjang, yaitu menguraikan setiap bilangan menjadi puluhan dan satuan, mengurangkan satuan dengan satuan, mengurangkan puluhan dengan puluhan, lalu menjumlahkan kedua hasilnya. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dari yang besar hingga yang kecil dengan sangat rapi, mari kita juga mengerjakan pengurangan dengan teliti dan berurutan, langkah demi langkah. 🌟









Rabu, 02 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Seni Rupa"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Rabu / 2 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Pertemuan             : 7


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📏 Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Seni Rupa • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📏 Penggaris📐 Alat Gambar🖼️ Berkarya
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Mengalami & Menciptakan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengenal, memilih, dan menggunakan berbagai alat, bahan, dan prosedur dasar dalam menggambar dan berkarya seni rupa sesuai dengan tujuan penciptaan karya. Peserta didik mampu mengenal jenis-jenis penggaris beserta manfaat dan fungsinya untuk membuat garis lurus, sudut, dan bentuk geometris sederhana dalam karya seni dua dimensi.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya.
📐MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
🗣️MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuat garis rapi pada tugas sekolah atau karya seni.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati bentuk dan fungsi penggaris dengan saksama, peserta didik mampu membedakan jenis-jenis penggaris dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi dan karya tidak rusak.
😄JOYFUL
Melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu berkarya dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam berkarya (meaningful), hingga praktik yang menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati bentuk dan fungsi berbagai penggaris dengan saksama untuk membedakannya dengan teliti.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari dan tugas sekolah.
3.5MINDFUL Peserta didik bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi.
3.6JOYFUL Peserta didik berkarya dengan gembira dan percaya diri melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai penggaris.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis eksplorasi alat dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Eksplorasi & Discovery Learning – siswa mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris untuk menemukan fungsinya masing-masing.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menggunakan setiap jenis penggaris dengan benar.
Praktik / Unjuk Kerja – siswa berlatih langsung menggambar menggunakan penggaris sesuai kebutuhan karyanya.
💬Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan fungsi tiap jenis penggaris.
🎲Permainan Tebak Alat – siswa menebak nama dan fungsi penggaris untuk mendukung unsur joyful.

5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan banyak bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah berbentuk segi enam yang sama persis dan kristal salju yang simetris.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi kita akal dan keterampilan tangan sehingga manusia mampu menciptakan alat bantu seperti penggaris untuk mempermudah pekerjaan.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat dan teratur, seperti orbit bumi mengelilingi matahari yang tidak pernah meleset.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk-bentuk yang rapi dan presisi di alam. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, hari ini kita akan belajar menggunakan penggaris agar garis dan bentuk dalam karya seni kita juga rapi dan tepat.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah. Menurutmu, mengapa kerapian dan ketepatan itu penting dalam sebuah karya seni?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Bagaimana perasaanmu jika harus membuat garis lurus tanpa menggunakan penggaris sama sekali?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, tidak meleset sedikit pun. Menurutmu, apa yang akan terjadi pada karya seni kita jika kita tidak berhati-hati dan teliti saat menggunakan penggaris?
6Yuk, Ingat Lagi! (Pencampuran Warna)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Mencampur warna merah dan kuning menghasilkan warna oranye.B / S
2.Mencampur warna biru dan kuning menghasilkan warna ungu.B / S
3.Warna sekunder dihasilkan dari pencampuran dua warna primer.B / S
4.Mencampur warna merah dan biru menghasilkan warna hijau.B / S
5.Warna primer tidak bisa dihasilkan dari pencampuran warna lain.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (biru + kuning = hijau)   3. Benar   4. Salah (merah + biru = ungu)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Jenis-Jenis Penggaris dan Fungsinya

📏 Mengapa Penggaris Penting dalam Berkarya?

Penggaris adalah alat yang membantu kita membuat garis lurus, sudut, dan bentuk yang rapi dan tepat. Tanpa penggaris, garis yang kita buat bisa menjadi tidak lurus dan kurang rapi.

📏
Penggaris Lurus (Mistar)
Untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang. Contoh: menggaris buku tulis, membuat sketsa dinding rumah.
📐
Penggaris Segitiga
Untuk membuat garis miring dan sudut siku-siku. Contoh: menggambar atap rumah, layang-layang.
🧭
Busur Derajat
Untuk mengukur dan menggambar sudut serta lingkaran. Contoh: menggambar roda, matahari, jam dinding.
🌊
Penggaris Lengkung
Untuk membuat garis lengkung yang rapi. Contoh: menggambar awan, gelombang laut, bentuk daun.
Contoh sehari-hari: Saat Doni menggambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela bulat, ia menggunakan penggaris lurus untuk dinding, penggaris segitiga untuk atap, dan busur derajat untuk jendela bulat, agar hasil gambarnya rapi dan proporsional.
📏 📐 🧭 🏠 🖍️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Alat yang digunakan untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang disebut ....

A. penggaris

B. gunting

C. krayon

D. penghapus

MUDAH

2. Penggaris yang bentuknya lurus dan biasa digunakan untuk mengukur panjang buku adalah ....

A. penggaris segitiga

B. penggaris lurus

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

MUDAH

3. Penggaris yang berbentuk setengah lingkaran dan digunakan untuk mengukur sudut disebut ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SEDANG

4. Penggaris segitiga sangat cocok digunakan untuk membuat gambar ....

A. lingkaran penuh

B. tulisan huruf

C. warna gradasi

D. atap rumah yang miring

SEDANG

5. Saat menggambar jam dinding yang berbentuk bulat, alat yang paling cocok digunakan untuk membantu adalah ....

A. busur derajat/jangka

B. penggaris lurus

C. penggaris segitiga

D. gunting

SEDANG

6. Manfaat menggunakan penggaris dalam membuat karya adalah ....

A. membuat garis menjadi tidak rapi

B. membuat garis menjadi lurus dan rapi

C. mempersulit pekerjaan

D. tidak ada manfaatnya

SEDANG

7. Untuk menggambar layang-layang yang memiliki sisi miring dan sudut siku-siku, penggaris yang paling tepat digunakan adalah ....

A. busur derajat

B. penggaris lengkung

C. penggaris segitiga

D. tidak perlu penggaris

SUKAR

8. Rini ingin menggambar gelombang laut yang melengkung dengan rapi dalam karyanya. Jenis penggaris yang paling tepat digunakan Rini adalah ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SUKAR

9. Doni membuat gambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela berbentuk lingkaran. Alat yang sebaiknya digunakan secara berurutan untuk dinding, atap, dan jendela adalah ....

A. penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat/jangka

B. busur derajat, penggaris lurus, penggaris segitiga

C. penggaris segitiga, busur derajat, penggaris lurus

D. penggaris lengkung, penggaris lurus, busur derajat

SUKAR

10. Ketika membuat karya seni tanpa menggunakan penggaris sama sekali untuk garis-garis yang seharusnya lurus, hal yang kemungkinan terjadi adalah ....

A. garis akan lebih lurus dan rapi

B. garis bisa menjadi tidak rapi dan kurang presisi

C. karya menjadi lebih cepat selesai dengan hasil sempurna

D. tidak ada pengaruhnya sama sekali

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan makna kerapian dan ketepatan ciptaan Allah.
  • Kegiatan mengamati bentuk dan fungsi setiap penggaris dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam membedakannya.
  • Bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris melatih kesadaran diri siswa agar hasil karya tetap rapi.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Setiap jenis penggaris dikaitkan dengan kebutuhan nyata dalam berkarya: menggambar rumah, layang-layang, jam, atau gelombang laut.
  • Manfaat penggaris juga dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari siswa, seperti menggaris buku tulis dan tugas sekolah.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik langsung menggambar dengan berbagai penggaris membuat siswa lebih mudah memahami materi secara nyata dan menyenangkan.
  • Permainan tebak alat dan diskusi kelompok membuat siswa antusias mengenal jenis-jenis penggaris.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar mengenal berbagai jenis penggaris, yaitu penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat, dan penggaris lengkung, beserta manfaatnya masing-masing dalam membuat karya seni yang rapi dan tepat. Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan bentuk-bentuk yang presisi di alam, dan Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan ukuran yang tepat, mari kita gunakan penggaris dengan hati-hati dan teliti agar karya kita menjadi lebih indah dan rapi. 🌟
Refleksi : Alhamdulillah dari 28 murid yang hadir hari ini (1 murid sakit), sudah sebagian besar memahami jenis-jenis penggaris 




Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS Nama Guru              : Oktarina, S.Pd. Mapel                           : Matematika Hari / Tanggal        : Kamis / 3 September ...