Senin, 19 Oktober 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Pendidikan Pancasila"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal        : Senin / 19 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Menyebutkan Macam-Macam Aturan di Sekolah

Pertemuan             : 13


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

🏫 Menyebutkan Macam-Macam Aturan di Sekolah

Pendidikan Pancasila • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📋 Aturan Sekolah👨‍🏫 Guru & Teman✅ Kepatuhan
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Pancasila – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mengenal dan menceritakan aturan yang berlaku di lingkungan sekolah. Peserta didik mampu menyebutkan macam-macam aturan di sekolah serta menceritakan contoh sikap mematuhi dan tidak mematuhi aturan tersebut sebagai wujud tanggung jawab dan kepatuhan terhadap norma yang berlaku di lingkungan sekolah, dengan bimbingan guru.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat menyebutkan macam-macam aturan di sekolah.
🏫MEANINGFUL
Melalui pengamatan kegiatan sehari-hari di sekolah, peserta didik mampu mengaitkan aturan di sekolah dengan kegiatan yang biasa dilakukannya, seperti upacara, belajar di kelas, istirahat, dan piket.
💡MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat mematuhi aturan di sekolah bagi dirinya dan teman-temannya.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan merenung dan mengamati kebiasaan diri sendiri, peserta didik mampu menyadari aturan-aturan yang sudah dan belum ia patuhi di sekolah.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersikap jujur saat menceritakan pengalamannya mematuhi atau melanggar aturan di sekolah.
😄JOYFUL
Melalui permainan dan diskusi kelompok bercerita tentang aturan di sekolah, peserta didik mampu belajar dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran merenung (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik merenung dan mengamati kebiasaan diri sendiri untuk menyadari aturan yang sudah dan belum dipatuhi di sekolah.
3.2TP UMUM Peserta didik menyebutkan macam-macam aturan di sekolah. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan aturan di sekolah dengan kegiatan sehari-hari seperti upacara, belajar di kelas, istirahat, dan piket.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat mematuhi aturan di sekolah bagi diri dan teman-temannya.
3.5MINDFUL Peserta didik bersikap jujur saat menceritakan pengalamannya mematuhi atau melanggar aturan di sekolah.
3.6JOYFUL Peserta didik bercerita tentang aturan di sekolah melalui permainan/diskusi kelompok dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis Value Clarification Technique (VCT) untuk penanaman nilai, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
📖Storytelling – guru bercerita tentang berbagai aturan di sekolah sebagai bahan refleksi siswa.
💬Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa mendiskusikan macam-macam aturan di sekolah.
🌳Permainan "Pohon Norma" – siswa menempelkan kartu aturan sesuai kelompok kegiatan sekolah (kehadiran, berpakaian, kelas, istirahat, piket).
🧑‍🏫Value Clarification Technique (VCT) – siswa diajak mengklarifikasi manfaat aturan melalui pertanyaan reflektif.
📝Penugasan – siswa menuliskan/menceritakan aturan yang berlaku di sekolahnya.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan sekolah sebagai tempat kedua kita belajar setelah rumah, tempat kita belajar ilmu dan kedisiplinan bersama banyak teman.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa guru-guru yang mengajarkan ilmu dan membuat aturan demi kebaikan bersama di sekolah.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur seluruh alam semesta dengan tertib, tidak ada yang bertabrakan atau kacau, mengajarkan kita pentingnya aturan di sekolah.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan sekolah sebagai tempat kita belajar bersama banyak teman. Allah Ar-Razzaq memberi kita guru yang membuat aturan demi kebaikan bersama. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan tertib, hari ini kita akan belajar menyebutkan macam-macam aturan yang ada di sekolah kita.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan sekolah sebagai tempat kita belajar bersama banyak teman. Menurutmu, mengapa di sekolah kita memerlukan aturan yang sama untuk semua siswa?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita guru yang membuat aturan di sekolah. Menurutmu, mengapa guru membuat aturan seperti memakai seragam dan masuk tepat waktu?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan tertib, tidak ada yang bertabrakan atau kacau. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika di sekolah tidak ada aturan sama sekali?
6Yuk, Ingat Lagi! (Macam-Macam Aturan di Rumah)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Bangun pagi tepat waktu termasuk aturan di rumah.B / S
2.Merapikan mainan setelah bermain bukan termasuk aturan di rumah.B / S
3.Berdoa sebelum dan sesudah makan termasuk aturan makan di rumah.B / S
4.Aturan di rumah tidak perlu dipatuhi karena tidak penting.B / S
5.Mengerjakan PR sebelum bermain termasuk aturan belajar di rumah.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (merapikan mainan termasuk aturan di rumah)   3. Benar   4. Salah (aturan di rumah tetap penting dipatuhi)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Macam-Macam Aturan di Sekolah

🏫 Apa itu Aturan di Sekolah?

Aturan di sekolah adalah pedoman atau tata tertib yang dibuat oleh guru dan kepala sekolah agar kegiatan belajar di sekolah menjadi tertib, aman, dan nyaman bagi semua warga sekolah.

⏰
Aturan Kehadiran
Datang ke sekolah tepat waktu dan mengikuti upacara bendera dengan tertib.
👕
Aturan Berpakaian
Memakai seragam sekolah lengkap dan rapi sesuai jadwal yang ditentukan.
📚
Aturan di Kelas
Mendengarkan guru saat menjelaskan, tidak gaduh, dan mengangkat tangan sebelum bertanya.
🧃
Aturan Istirahat
Jajan dengan tertib, bermain dengan aman, dan kembali ke kelas tepat waktu.
🧹
Aturan Piket
Melaksanakan piket kelas sesuai jadwal dan menjaga kebersihan kelas.
🙏
Aturan Sopan Santun
Menghormati guru, teman, dan seluruh warga sekolah.
Contoh sehari-hari: Setiap pagi Rani datang ke sekolah tepat waktu dengan seragam rapi, mengikuti upacara bendera, lalu mendengarkan penjelasan guru di kelas dengan tenang. Saat istirahat, ia jajan dan bermain dengan tertib, lalu kembali ke kelas sebelum bel berbunyi. Ketika gilirannya piket, Rani membersihkan kelas sesuai jadwal.
🏫 ⏰ 👕 📚 🧹
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Aturan di sekolah biasanya dibuat oleh ....

A. guru dan kepala sekolah

B. tetangga

C. teman bermain

D. tidak ada yang membuat

MUDAH

2. Memakai seragam sekolah dengan rapi termasuk aturan tentang ....

A. piket

B. berpakaian

C. istirahat

D. bermain

MUDAH

3. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin termasuk aturan ....

A. piket

B. berpakaian

C. kehadiran

D. istirahat

SEDANG

4. Mendengarkan guru dengan tenang saat menjelaskan pelajaran termasuk aturan dalam kegiatan ....

A. istirahat

B. piket

C. bermain

D. di kelas

SEDANG

5. Melaksanakan piket kelas sesuai jadwal termasuk aturan tentang ....

A. kebersihan dan piket

B. berpakaian

C. kehadiran

D. bermain

SEDANG

6. Mengangkat tangan sebelum bertanya kepada guru adalah contoh aturan ....

A. istirahat

B. di kelas

C. berpakaian

D. piket

SEDANG

7. Salah satu manfaat mematuhi aturan di sekolah adalah ....

A. membuat suasana belajar menjadi kacau

B. membuat guru dan siswa saling bertengkar

C. membuat suasana belajar menjadi tertib dan nyaman

D. tidak ada manfaatnya

SUKAR

8. Rani selalu datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam lengkap, dan mengikuti upacara dengan tertib. Sikap Rani mencerminkan kepatuhan terhadap aturan tentang ....

A. piket

B. istirahat

C. bermain

D. kehadiran dan kedisiplinan

SUKAR

9. Saat jam istirahat, Dimas bermain dengan tertib dan kembali ke kelas tepat waktu sebelum bel masuk berbunyi. Sikap Dimas menunjukkan kepatuhan terhadap aturan ....

A. istirahat

B. berpakaian

C. piket

D. kehadiran

SUKAR

10. Ketika giliran piket tiba namun Sinta lupa membersihkan kelas, hal yang sebaiknya dilakukan Sinta adalah ....

A. mengulangi kelalaian tersebut di hari berikutnya

B. meminta maaf dan membiasakan diri melaksanakan piket sesuai jadwal

C. menyalahkan teman atas kelalaiannya

D. tidak perlu memperbaiki kebiasaan tersebut

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan pentingnya aturan di sekolah.
  • Merenung dan mengamati kebiasaan diri sendiri melatih siswa menyadari aturan yang sudah dan belum dipatuhi di sekolah.
  • Bersikap jujur saat bercerita tentang pengalaman mematuhi atau melanggar aturan melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Macam-macam aturan dikaitkan dengan kegiatan nyata sehari-hari siswa di sekolah: upacara, belajar di kelas, istirahat, dan piket.
  • Manfaat mematuhi aturan dikaitkan dengan suasana belajar yang tertib dan nyaman bagi diri dan teman-teman.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan permainan "Pohon Norma" membuat siswa lebih mudah mengingat macam-macam aturan dengan cara yang menyenangkan.
  • Diskusi kelompok bercerita tentang aturan di sekolah membuat siswa antusias dan percaya diri berbagi pengalaman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar tentang macam-macam aturan di sekolah, yaitu aturan kehadiran, berpakaian, di kelas, istirahat, piket, dan sopan santun. Semua aturan itu dibuat untuk kebaikan bersama agar kegiatan belajar menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan tertib, mari kita membiasakan diri mematuhi aturan di sekolah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah dan penghormatan kepada guru serta teman-teman. 🌟

Jumat, 16 Oktober 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Bahasa Indonesia"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Jumat  / 16 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Pertemuan             : 24


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

🎤 Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Bahasa Indonesia • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

🟦 Awal🟨 Tengah🟩 Akhir🗣️ Membacakan
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Membaca & Berbicara dan Mempresentasikan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu membaca kata-kata dan kalimat sederhana dengan lafal yang jelas, serta berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat. Peserta didik mampu membacakan cerita sederhana dengan urutan awal, tengah, dan akhir secara runtut kepada pendengar, serta menjadi pendengar yang penuh perhatian saat orang lain bercerita.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat membacakan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir.
📖MEANINGFUL
Melalui kegiatan membacakan cerita sederhana dari teks atau pengalaman sendiri, peserta didik mampu membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir secara runtut.
💬MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya kepada pendengar.
🧘MINDFUL
Melalui latihan membaca dengan tenang dan memperhatikan tanda baca, peserta didik mampu membacakan cerita dengan lafal, volume, dan intonasi yang tepat.
👂MINDFUL
Peserta didik mampu menjadi pendengar yang penuh perhatian saat temannya membacakan cerita.
😄JOYFUL
Melalui kegiatan bergiliran membacakan cerita di depan teman dengan ekspresi yang menarik, peserta didik mampu membacakan cerita dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran membaca dengan tenang (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam bercerita (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik membaca dengan tenang, memperhatikan tanda baca, lafal, dan intonasi yang tepat.
3.2TP UMUM Peserta didik membacakan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik membacakan cerita sederhana (teks atau pengalaman sendiri) secara runtut dari awal, tengah, hingga akhir.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya.
3.5MINDFUL Peserta didik menjadi pendengar yang penuh perhatian saat temannya membacakan cerita.
3.6JOYFUL Peserta didik bergiliran membacakan cerita di depan teman dengan ekspresi gembira dan percaya diri.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis praktik membacakan cerita dan umpan balik teman, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🧑‍🏫Demonstrasi (Membaca Nyaring) – guru mencontohkan cara membacakan cerita dengan suara jelas, jeda, dan intonasi yang tepat.
🤝Latihan Berpasangan – siswa berlatih membacakan cerita kepada teman sebangku dan saling memberi masukan.
🎭Unjuk Kerja – siswa bergiliran membacakan cerita di depan kelas.
💬Tanya Jawab & Diskusi – siswa menyebutkan bagian awal, tengah, akhir dan pesan dari cerita yang dibacakan.
📝Penugasan – latihan soal mandiri bertingkat untuk mengukur pemahaman siswa.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan lisan, suara, dan kemampuan membaca pada diri kita. Allah juga memerintahkan kita untuk membaca (Iqra').

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa telinga untuk mendengar dan cerita-cerita yang penuh pelajaran yang bisa kita bagikan kepada orang lain.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur segala sesuatu secara berurutan dan teratur, seperti pagi, siang, lalu malam yang datang silih berganti.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan suara kita agar mampu membaca. Allah Ar-Razzaq memberi kita telinga dan cerita-cerita bermanfaat untuk dibagikan. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu secara berurutan, hari ini kita akan belajar membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan suara kita serta memerintahkan kita untuk membaca. Menurutmu, mengapa membacakan cerita dengan suara yang jelas bisa membuat pendengar senang dan mudah paham?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita telinga untuk mendengar cerita. Bagaimana perasaanmu saat temanmu membacakan cerita dengan baik dan kamu mendengarkannya dengan penuh perhatian?
  3. Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu secara berurutan. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika kita membacakan cerita mulai dari bagian akhir dulu, lalu awal, lalu tengah?
6Yuk, Ingat Lagi! (Menuliskan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Alur cerita terdiri dari bagian awal, tengah, dan akhir.B / S
2.Bagian awal cerita berisi penyelesaian masalah.B / S
3.Bagian tengah cerita berisi kejadian-kejadian yang dialami tokoh.B / S
4.Cerita yang baik boleh ditulis dengan urutan acak tanpa aturan.B / S
5.Bagian akhir cerita menceritakan bagaimana cerita itu berakhir dan perasaan tokoh.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (penyelesaian masalah ada di bagian akhir)   3. Benar   4. Salah (cerita harus runtut)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, Akhir

🎤 A. Apa itu Membacakan Cerita?

Membacakan cerita artinya membaca sebuah cerita dengan suara yang jelas kepada pendengar, secara berurutan dari bagian awal, tengah, sampai akhir.

Contoh sehari-hari: Saat Ibu Guru meminta kamu membacakan cerita di depan kelas, atau saat kamu membacakan buku cerita untuk adikmu sebelum tidur.

📖 B. Contoh Cerita untuk Dibacakan

"Rani dan Kucing Kecil"

AWALSore itu, Rani menemukan seekor kucing kecil menangis di depan rumahnya.
TENGAHRani memberi kucing itu susu dan membuatkan tempat tidur dari kardus. Rani juga bertanya kepada tetangga, siapa pemilik kucing itu.
AKHIRBu Siti, pemilik kucing itu, datang menjemput. Rani merasa senang karena kucing kecil itu sudah pulang.

🗣️ C. Tips Membacakan Cerita dengan Baik

🔊Volume jelas – tidak terlalu pelan, tidak terlalu keras.
⏸️Perhatikan tanda baca – berhenti sejenak saat bertemu titik dan koma.
🎭Intonasi sesuai isi – riang untuk bagian senang, pelan untuk bagian sedih.
👀Tatap pendengar – dan beri jeda singkat antar bagian awal, tengah, dan akhir.
.
Titik: berhenti sejenak
,
Koma: jeda singkat
?
Tanya: nada naik
!
Seru: nada semangat

📝 D. Langkah Membacakan Cerita

1Baca cerita dalam hati terlebih dahulu sampai paham isinya.
2Tandai bagian awal, tengah, dan akhir cerita.
3Berlatih membaca dengan suara, jeda, dan intonasi yang tepat.
4Bacakan cerita di depan teman dengan percaya diri.
5Ceritakan kembali pesan atau pelajaran dari cerita tersebut.
🎤 📖 🟦 🟨 🟩
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Saat membacakan cerita, suara yang tepat adalah ....

A. jelas dan terdengar oleh pendengar

B. sangat pelan sampai tidak terdengar

C. berteriak sekeras-kerasnya

D. berbisik

MUDAH

2. Cerita dibacakan dengan urutan ....

A. akhir, awal, tengah

B. awal, tengah, akhir

C. tengah, akhir, awal

D. akhir, tengah, awal

MUDAH

3. Saat bertemu tanda titik (.) ketika membaca, kita sebaiknya ....

A. membaca semakin cepat

B. berteriak

C. berhenti sejenak

D. melompati kalimat

SEDANG

4. Tanda baca yang membuat kita menaikkan nada saat membaca kalimat adalah tanda ....

A. titik

B. koma

C. hubung

D. tanya

SEDANG

5. Ketika membacakan bagian cerita yang sedih, intonasi yang tepat adalah ....

A. pelan dan penuh perasaan sedih

B. riang dan melompat-lompat

C. tertawa keras

D. datar tanpa ekspresi sama sekali

SEDANG

6. "Sore itu, Rani menemukan seekor kucing kecil menangis di depan rumahnya." Kalimat ini dibacakan pada bagian ... cerita.

A. tengah

B. awal

C. akhir

D. judul

SEDANG

7. "Rani memberi susu dan membuatkan tempat tidur dari kardus." Kalimat ini termasuk bagian ... cerita.

A. awal

B. akhir

C. tengah

D. penutup

SUKAR

8. Saat temanmu sedang membacakan cerita di depan kelas, sikap pendengar yang baik adalah ....

A. mengobrol dengan teman sebelah

B. bermain sendiri

C. memotong cerita sambil berteriak

D. menyimak dengan tenang dan penuh perhatian

SUKAR

9. Doni membacakan cerita dengan suara jelas dan memberi jeda singkat di antara bagian awal, tengah, dan akhir. Hal ini membantu pendengar untuk ....

A. lebih mudah memahami urutan cerita

B. bingung dengan isi cerita

C. tertidur

D. melupakan ceritanya

SUKAR

10. Sinta membacakan cerita "Rani dan Kucing Kecil" tetapi ia membacanya mulai dari bagian akhir, lalu awal, lalu tengah. Dampaknya bagi pendengar adalah ....

A. cerita jadi lebih mudah dipahami

B. pendengar bingung karena urutan kejadian tidak runtut

C. tidak ada pengaruhnya

D. pendengar jadi lebih paham

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan nikmat lisan, suara, dan telinga.
  • Membaca dengan tenang dan memperhatikan tanda baca melatih ketelitian dan kesadaran siswa saat membacakan cerita.
  • Menyimak teman yang sedang membacakan cerita melatih siswa menjadi pendengar yang penuh perhatian.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Membacakan cerita dikaitkan dengan kegiatan nyata siswa, seperti membacakan cerita di kelas atau untuk adik di rumah.
  • Siswa diajak menemukan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran memberi variasi visual dan audio agar siswa lebih mudah memahami alur cerita.
  • Bergiliran membacakan cerita dengan ekspresi menarik membuat siswa antusias dan percaya diri tampil di depan teman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir, menggunakan suara yang jelas, jeda yang tepat pada tanda baca, dan intonasi yang sesuai isi cerita. Kita juga belajar menjadi pendengar yang baik. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu secara berurutan, mari kita membacakan cerita dengan runtut dan penuh semangat agar pendengar senang dan mudah memahaminya. 🌟



Kelas 2 Zubair bin Awwam "Pendidikan Pancasila"

IDENTITAS Nama Guru              : Oktarina, S.Pd. Mapel                           : Pendidikan Pancasila Hari / Tanggal        : Senin / 1...