IDENTITAS
Nama Guru : Oktarina, S.Pd.
Mapel : Matematika
Hari / Tanggal : Kamis / 3 September 2026
Fase / Kelas : A / 2 Zubair bin Awwam
Pertemuan : 13
➖ Pengurangan Cara Bersusun Panjang (Puluhan dan Satuan)
Matematika • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka
Pada akhir Fase A, peserta didik dapat melakukan operasi pengurangan bilangan cacah sampai 100 menggunakan berbagai strategi, termasuk cara bersusun panjang, yaitu menguraikan bilangan menjadi nilai puluhan dan satuan sebelum melakukan pengurangan, guna memperkuat pemahaman nilai tempat dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.
Murid dapat memahami konsep pengurangan cara bersusun panjang dengan baik.
Melalui kegiatan menguraikan benda konkret menjadi kelompok puluhan dan satuan, peserta didik mampu melakukan pengurangan cara bersusun panjang dengan benar.
Peserta didik mampu menjelaskan hubungan antara cara bersusun panjang dan pemahaman nilai tempat (puluhan dan satuan) dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui latihan menguraikan bilangan langkah demi langkah dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu mengerjakan pengurangan bersusun panjang secara berurutan tanpa tergesa-gesa.
Peserta didik mampu memeriksa kembali hasil pengurangannya dengan cara bersusun panjang sebelum menuliskan jawaban akhir.
Melalui permainan kartu bilangan atau kuis kelompok, peserta didik mampu menyelesaikan soal pengurangan bersusun panjang dengan gembira dan percaya diri.
Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengerjakan dengan teliti (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):
| Kode | Alur Tujuan Pembelajaran |
|---|---|
| 3.1 | MINDFUL Peserta didik menguraikan bilangan langkah demi langkah dengan tenang dan teliti. |
| 3.2 | TP UMUM Peserta didik memahami konsep pengurangan cara bersusun panjang dengan baik. ← inti materi |
| 3.3 | MEANINGFUL Peserta didik menguraikan benda konkret menjadi kelompok puluhan dan satuan untuk melakukan pengurangan bersusun panjang. |
| 3.4 | MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan hubungan cara bersusun panjang dengan nilai tempat dalam kehidupan sehari-hari. |
| 3.5 | MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali hasil pengurangannya sebelum menuliskan jawaban akhir. |
| 3.6 | JOYFUL Peserta didik menyelesaikan soal pengurangan bersusun panjang melalui permainan kartu bilangan/kuis kelompok dengan gembira. |
Allah menciptakan alam semesta dengan susunan yang berlapis-lapis dan teratur, seperti langit yang berlapis tujuh.
Allah memberi rezeki kepada kita berupa uang, yang nilainya perlu kita pahami (puluhan dan satuan) agar bisa digunakan dan dihitung dengan benar.
Allah mengatur alam semesta dari yang besar hingga yang kecil dengan sangat rapi dan sistematis.
Allah Al-Khaliq menciptakan alam dengan susunan yang berlapis dan teratur. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa uang yang perlu kita pahami nilainya. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam dari yang besar hingga yang kecil, hari ini kita akan belajar mengurangkan bilangan dengan cara bersusun panjang, yaitu menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan terlebih dahulu sebelum menghitungnya.
🤔 Pertanyaan Perenungan:- Allah Al-Khaliq menciptakan alam semesta dengan susunan yang berlapis dan teratur. Menurutmu, mengapa menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan dapat memudahkan kita berhitung?
- Allah Ar-Razzaq memberi rezeki kepada kita berupa uang. Saat kamu berbelanja dan perlu menghitung sisa uangmu, mengapa penting memahami nilai puluhan dan satuan pada uang tersebut?
- Allah Al-Malik mengatur alam semesta dari yang besar hingga yang kecil dengan sangat rapi. Menurutmu, mengapa dalam cara bersusun panjang kita perlu menguraikan nilai puluhan terlebih dahulu, baru satuan?
Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!
1. Benar 2. Benar 3. Salah (15 − 6 = 9) 4. Benar 5. Salah (pengurangan juga bisa dihitung langsung dengan angka)
🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!
🧮 Apa itu Cara Bersusun Panjang?
Cara bersusun panjang adalah cara mengurangkan dua bilangan dengan menguraikan (dekomposisi) setiap bilangan menjadi nilai puluhan dan satuan terlebih dahulu, baru kemudian dikurangkan bagian per bagian.
📝 Langkah-Langkah Pengurangan Bersusun Panjang
Contoh: 48 − 25 = ...
Jadi, 48 − 25 = 23. Sisa telur Ibu adalah 23 butir.
1. Cara bersusun panjang dalam pengurangan dilakukan dengan cara ....
A. menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan terlebih dahulu
B. langsung mengurangkan tanpa menguraikan bilangan
C. mengalikan bilangan terlebih dahulu
D. membulatkan bilangan
2. Bilangan 46 jika diuraikan menjadi puluhan dan satuan adalah ....
A. 4 + 6
B. 40 + 6
C. 46 + 0
D. 400 + 6
3. Pada pengurangan bersusun panjang, langkah pertama yang dilakukan adalah ....
A. langsung menjumlahkan kedua bilangan
B. mengalikan kedua bilangan
C. menguraikan kedua bilangan menjadi puluhan dan satuan
D. membulatkan kedua bilangan
4. 48 − 25 menggunakan cara bersusun panjang: 48 = 40 + 8, 25 = 20 + 5. Hasil pengurangan satuan (8 − 5) adalah ....
A. 13
B. 5
C. 8
D. 3
5. Melanjutkan soal di atas, hasil pengurangan puluhan (40 − 20) adalah ....
A. 20
B. 60
C. 10
D. 30
6. Hasil akhir dari 48 − 25 menggunakan cara bersusun panjang adalah ....
A. 20
B. 23
C. 33
D. 13
7. 37 − 14 menggunakan cara bersusun panjang. Hasil akhirnya adalah ....
A. 23
B. 13
C. 33
D. 51
8. Ibu memiliki 58 butir telur. Sebanyak 34 butir digunakan untuk membuat kue. Dengan cara bersusun panjang, sisa telur Ibu adalah ....
A. 22
B. 34
C. 14
D. 24
9. Kakak memiliki 65 kelereng. Ia memberikan 42 kelereng kepada adiknya. Dengan cara bersusun panjang, berapa sisa kelereng kakak, dan berapa hasil pengurangan puluhannya?
A. 23 kelereng, puluhan = 20
B. 23 kelereng, puluhan = 40
C. 33 kelereng, puluhan = 20
D. 20 kelereng, puluhan = 23
10. Seorang siswa mengerjakan 76 − 53 dengan cara bersusun panjang, tetapi salah menguraikan 76 menjadi 7 + 6 (bukan 70 + 6). Apa akibat dari kesalahan tersebut?
A. Hasil akhir akan tetap benar karena tidak berpengaruh
B. Hasil akhir akan salah karena nilai tempat puluhan tidak sesuai
C. Soal menjadi lebih mudah dikerjakan
D. Cara tersebut sebenarnya benar dan dianjurkan
Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:
🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)
- Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan keteraturan ciptaan Allah.
- Menguraikan bilangan langkah demi langkah dengan tenang melatih ketelitian siswa agar tidak keliru menentukan nilai puluhan dan satuan.
- Memeriksa kembali hasil pengurangan sebelum menuliskan jawaban akhir melatih kesadaran diri siswa.
🎯 Meaningful (Bermakna)
- Konsep bersusun panjang dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa: menghitung sisa telur, kelereng, atau uang.
- Pemahaman nilai tempat dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari, seperti memahami nilai uang saat berbelanja.
😄 Joyful (Menyenangkan)
- Video pembelajaran membantu siswa memvisualisasikan langkah-langkah bersusun panjang secara lebih hidup dan menyenangkan.
- Permainan kartu bilangan dan kuis kelompok membuat siswa antusias berlatih tanpa merasa tertekan.

