Jumat, 02 Oktober 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Bahasa Indonesia"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Jumat  / 2 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Memahami Makna Imbuhan “di” dan Menuliskan Kalimat dengan Imbuhan “di”

Pertemuan             : 22


📖✏️🍎

Kata Imbuhan "di-"

Bahasa Indonesia • Kelas 2 SD • Fase A

📘 Capaian Pembelajaran (CP)

Di akhir Fase A, murid mampu memahami makna kata dan kalimat sederhana, serta menulis kata dan kalimat dengan huruf, ejaan, dan tanda baca yang tepat, termasuk penggunaan imbuhan "di-" dalam kalimat sederhana.

🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

TP Umum: Murid mampu memahami makna kata imbuhan "di" dan menuliskan kalimat dengan kata imbuhan "di".

🌿 Mindful (sadar & fokus)

  • Murid tenang dan teliti mengamati cara menulis kata "dibaca", "dimakan", dan "ditulis" pada kalimat.

💡 Meaningful (bermakna)

  • Murid memahami bahwa imbuhan "di-" menunjukkan perbuatan yang dikenai pada benda, lalu memakainya untuk menulis kegiatan sehari-hari.

🎉 Joyful (menyenangkan)

  • Murid bermain tebak kata, kartu kata, dan menyusun kalimat bersama teman dengan riang.

🪜 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

NoTujuan
1Membedakan kata depan "di" (tempat) dan imbuhan "di-" (perbuatan).
2Menemukan kata berimbuhan "di-" pada kalimat sederhana.
3Menjelaskan makna kata berimbuhan "di-".
4Menuliskan kata berimbuhan "di-" dengan benar (serangkai).
5Menyusun dan menuliskan kalimat sendiri dengan kata berimbuhan "di-".

🧩 Model / Metode Pembelajaran

  • Model: Discovery Learning (belajar menemukan sendiri) dengan pendekatan Deep Learning.
  • Metode: Kartu kata, permainan tebak kata, diskusi berpasangan, tanya jawab, dan menulis kalimat.
  • Alat: Kartu kata, gambar kegiatan, papan tulis, video.

🕌 Pembukaan: Kebesaran Allah

Berdoa bersama, lalu guru bercerita:

  • Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah menciptakan apel, roti, dan buku beserta semua benda yang kita pakai. Kita bisa menyebut nama benda itu dengan kata-kata.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah memberi kita makanan yang dimakan, air yang diminum, dan ilmu yang dibaca.
  • Al-Malik (Maha Merajai): Allah mengatur semuanya, sehingga kita perlu tertib, termasuk saat menulis kata dengan benar.
Pertanyaan pemantik:
1. Apa saja rezeki dari Allah yang kemarin kamu makan, minum, atau baca? Bagaimana menuliskannya?
2. Mengapa kata "dimakan" dan "di rumah" ditulis berbeda, padahal sama-sama ada "di"?
3. Bagaimana caranya kita bersyukur lewat tulisan yang rapi dan benar?

✅ Kegiatan 1: Ingat Materi Kemarin

Kata depan "di". Tulis B (Benar) atau S (Salah).

1. Kata depan "di" menunjukkan tempat. ( ___ )
2. Penulisan yang benar: "Ani belajar di sekolah". ( ___ )
3. Penulisan yang benar: "Kakak duduk dikursi". ( ___ )
4. Kata depan "di" ditulis serangkai dengan kata tempat. ( ___ )
5. "Adik bermain di halaman" memakai kata depan "di" dengan benar. ( ___ )

Kunci: 1-B, 2-B, 3-S, 4-S, 5-B

🎬 Kegiatan 2: Video & Penjelasan

📺

Tonton video pembelajaran:

▶ Video: Kata Imbuhan "di"

(Guru dapat mengganti dengan tautan video pilihan sendiri)

📖 Apa itu Imbuhan "di-"?

Imbuhan adalah bagian kecil yang ditempelkan di depan atau belakang kata dasar sehingga menjadi kata baru.

Imbuhan "di-" ditempel di depan kata kerja. Artinya: perbuatan itu dikenai pada suatu benda atau orang.

Imbuhan "di-" ditulis serangkai (menempel) dengan kata dasarnya.

di+baca=dibaca

🔍 Contoh Kata Berimbuhan "di-"

Kata Dasar+ di-Contoh Kalimat
makan 🍎dimakanApel dimakan adik.
baca 📖dibacaBuku dibaca Ani.
tulis ✏️ditulisSurat ditulis Kakak.
bawa 🎒dibawaTas dibawa Budi.
siram 🌷disiramBunga disiram Ibu.

⚖️ Bedanya Kata Depan "di" dan Imbuhan "di-"

Kata depan "di" = tempat, dipisah.
di rumah, di sekolah, di taman 🏡
Imbuhan "di-" = perbuatan, serangkai.
dibaca, dimakan, ditulis 📖
Salah: dirumah, di baca, di makan ❌

🧠 Cara Mudah Membedakan

  1. Kata di belakangnya nama tempat? Tulis terpisah: di kebun.
  2. Kata di belakangnya perbuatan (bisa diberi kata "me-")? Tulis serangkai: dipetik (memetik).

✍️ Contoh Kalimat Lengkap

Buku dibaca Ani di perpustakaan.
(dibaca = perbuatan, serangkai; di perpustakaan = tempat, terpisah)

💡 Ingat: Tempat → di dipisah. Perbuatan → di- menempel!

📝 Kegiatan 3: Latihan Soal

Pilih jawaban yang paling benar!

Mudah
1. Kata yang memakai imbuhan "di-" adalah ...
A. di pasar   B. dibaca   C. di kelas   D. di rumah
Mudah
2. Imbuhan "di-" ditulis ... dengan kata dasar.
A. Serangkai (menempel)   B. Terpisah   C. Diberi garis   D. Diberi titik
Mudah
3. Penulisan yang benar adalah ...
A. di makan   B. di tulis   C. di bawa   D. dimakan
Sedang
4. Kalimat yang memakai imbuhan "di-" adalah ...
A. Ibu pergi di pasar.   B. Kucing tidur di kursi.   C. Buku itu dibaca Adi.   D. Ani ada di kamar.
Sedang
5. Roti dimakan Ani. Siapa yang makan?
A. Roti   B. Ani   C. Dapur   D. Meja
Sedang
6. Kalimat yang penulisannya benar adalah ...
A. Bunga di siram Ibu.   B. Bunga di-siram Ibu.   C. Bunga disiram di Ibu.   D. Bunga disiram Ibu.
Sedang
7. Pasangan kata yang penulisannya benar semua adalah ...
A. di kebun – dipetik   B. dikebun – di petik   C. di kebun – di petik   D. dikebun – dipetik
Sukar
8. Kakak duduk ... kursi. Kursi itu ... Ayah. Kata yang tepat adalah ...
A. dikursi – di beli   B. di kursi – di beli   C. di kursi – dibeli   D. dikursi – dibeli
Sukar
9. Kalimat yang benar memakai kata depan "di" dan imbuhan "di-" adalah ...
A. Buku dibaca di perpustakaan.   B. Dibaca buku dirumah.   C. Buku di baca di perpustakaan.   D. Buku dibaca diperpustakaan.
Sukar
10. Kalimat yang penulisannya salah adalah ...
A. Sampah dibuang di tempatnya.   B. Air diminum adik.   C. Lampu dinyalakan Ibu.   D. Kue dimeja dipotong Ibu.

🔑 Kunci Jawaban

12345678910
BADCBDACAD

🌈 Pembelajaran Mendalam dalam Langkah Belajar

LangkahMindful 🌿Meaningful 💡Joyful 🎉
Doa & pembukaan Al-Khaliq, Ar-Razzaq, Al-MalikBerdoa tenang, mengatur napasBersyukur atas rezeki yang dimakan, diminum, dan dibacaCerita menarik dari guru
Soal Benar/SalahFokus membaca dengan telitiMengaitkan kata depan "di" kemarin dengan materi hari iniMenjawab dengan kartu "B" dan "S"
Video & penjelasanMenyimak dan mengamati penulisan kataContoh dari kegiatan sehari-hariGambar dan video menarik
Latihan soalTeliti memilih dan memeriksa ejaanMenulis kalimat tentang kegiatan sendiriTebak kata dan kartu kata bersama teman
Kesimpulan & refleksiMenyadari apa yang sudah dipelajariMenceritakan manfaat menulis dengan benarBertepuk tangan dan saling memuji

🏁 Kesimpulan

  • Imbuhan "di-" menunjukkan perbuatan yang dikenai pada benda atau orang, dan ditulis serangkai: dibaca, dimakan, ditulis.
  • Kata depan "di" menunjukkan tempat dan ditulis terpisah: di rumah, di sekolah.
  • Menulis dengan benar adalah salah satu cara bersyukur atas ilmu dari Allah. 🤲
Refleksi: Tuliskan satu kalimat tentang kegiatanmu hari ini yang memakai kata "dimakan", "dibaca", atau "ditulis". Ceritakan besok ya!



 

Kamis, 01 Oktober 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Selasa  / 29 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Dekomposisi Bangun Datar dan Bangun Ruang

Pertemuan             : 22


🧊🥫⚽🔺

Dekomposisi Bangun Ruang

Matematika • Kelas 2 SD • Fase A

📘 Capaian Pembelajaran (CP)

Di akhir Fase A, murid mengenal berbagai bangun datar dan bangun ruang, serta dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) bangun-bangun tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana, dengan benda konkret dan gambar.

🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

TP Umum: Murid mampu melakukan dekomposisi bangun ruang.

🌿 Mindful (sadar & fokus)

  • Murid tenang, fokus, dan sadar saat mengamati benda di sekitarnya, lalu menyebutkan bangun ruang penyusunnya.

💡 Meaningful (bermakna)

  • Murid mampu menguraikan benda nyata (rumah, es krim, roket mainan) menjadi bangun ruang sederhana dan menjelaskan manfaatnya dalam kehidupan.

🎉 Joyful (menyenangkan)

  • Murid bermain balok dan tebak bentuk dengan riang, berani mencoba, dan bekerja sama dengan teman.

🪜 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

NoTujuan
1Menyebutkan ciri kubus, balok, tabung, kerucut, bola, dan limas.
2Menemukan bangun ruang sederhana pada benda di sekitar.
3Menyusun (komposisi) bangun ruang menjadi benda baru.
4Menguraikan (dekomposisi) benda gabungan menjadi bangun ruang penyusunnya.
5Menghitung banyak bagian penyusun benda gabungan dan menceritakan hasilnya.

🧩 Model / Metode Pembelajaran

  • Model: Problem Based Learning (PBL) sederhana dengan pendekatan Deep Learning.
  • Metode: Bermain balok (hands-on), tebak bentuk, diskusi kelompok kecil, tanya jawab, dan tayangan video.
  • Alat: Balok mainan/kardus bekas, kaleng, bola, topi kerucut, video.

🕌 Pembukaan: Kebesaran Allah

Berdoa bersama, lalu guru bercerita:

  • Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah menciptakan bumi berbentuk bola, dan menciptakan benda-benda dengan bentuk beragam.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah memberi kita buah, susu, dan makanan. Banyak yang berbentuk bola (jeruk), tabung (kaleng susu), dan balok (kotak roti).
  • Al-Malik (Maha Merajai): Allah mengatur seluruh alam. Kita mendapat akal agar bisa mengamati dan menyusun benda-benda dengan rapi.
Pertanyaan pemantik:
1. Jika Allah menciptakan semuanya dengan bentuk berbeda, mengapa menurutmu bentuk-bentuk itu diciptakan?
2. Bagaimana perasaanmu saat tahu satu benda tersusun dari banyak bentuk?
3. Bagaimana caranya kita bersyukur atas rezeki yang Allah berikan?

✅ Kegiatan 1: Ingat Materi Kemarin

Komposisi & Dekomposisi Bangun Datar. Tulis B (Benar) atau S (Salah).

1. Dua segitiga yang sama bisa disusun menjadi persegi panjang. ( ___ )
2. Persegi panjang bisa dipotong menjadi dua segitiga. ( ___ )
3. Menggabungkan bangun datar disebut dekomposisi. ( ___ )
4. Memisahkan bangun datar menjadi bagian kecil disebut dekomposisi. ( ___ )
5. Dua persegi tidak bisa disusun menjadi persegi panjang. ( ___ )

Kunci: 1-B, 2-B, 3-S, 4-B, 5-S

🎬 Kegiatan 2: Video & Penjelasan

📺

Tonton video pembelajaran:

▶ Video: Dekomposisi Bangun Ruang

(Guru dapat mengganti dengan tautan video pilihan sendiri)

📖 Apa itu Dekomposisi Bangun Ruang?

Dekomposisi artinya menguraikan atau memisahkan sebuah benda menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Kebalikannya adalah komposisi, yaitu menyusun atau menggabungkan.

Bangun ruang adalah bentuk benda yang bisa dipegang dan punya isi.

BangunContohCiri
🧊 KubusDadu6 sisi sama besar
📦 BalokKotak susuSisi berbentuk persegi panjang
🥫 TabungKalengAlas dan atas bulat, ada sisi lengkung
🍦 KerucutTopi ulang tahunUjung runcing, alas bulat
⚽ BolaBola sepakBulat, tidak punya sudut
🔺 LimasAtap tendaAlas datar, ujung runcing di atas

🏠 Contoh 1: Rumah Mainan

➜LimasKubus

Rumah mainan diuraikan menjadi 1 kubus (badan) + 1 limas (atap). Jadi ada 2 bagian.

🍦 Contoh 2: Es Krim

🍦 = kerucut (cone) + bola (es krim). Ada 2 bagian.

🚀 Contoh 3: Roket Mainan

🚀 = tabung (badan) + kerucut (ujung). Ada 2 bagian.

🧠 Langkah Mudah Dekomposisi

  1. Lihat bendanya baik-baik.
  2. Cari bagian yang bentuknya sudah kamu kenal.
  3. Sebutkan nama tiap bangun ruangnya.
  4. Hitung ada berapa bagian.
💡 Ingat: Dekomposisi = memisah. Komposisi = menyusun.

📝 Kegiatan 3: Latihan Soal

Pilih jawaban yang paling benar!

Mudah
1. Dadu berbentuk ...
A. Balok   B. Kubus   C. Tabung   D. Bola
Mudah
2. Menguraikan benda menjadi bagian-bagian disebut ...
A. Dekomposisi   B. Komposisi   C. Menghitung   D. Menggambar
Mudah
3. Kaleng susu berbentuk ...
A. Kubus   B. Balok   C. Kerucut   D. Tabung
Sedang
4. Rumah mainan tersusun dari badan kubus dan atap limas. Bagian-bagiannya adalah ...
A. Kubus dan bola   B. Balok dan tabung   C. Kubus dan limas   D. Tabung dan kerucut
Sedang
5. Es krim cone tersusun dari ...
A. Kerucut dan bola   B. Tabung dan bola   C. Kubus dan kerucut   D. Balok dan bola
Sedang
6. Sebuah balok panjang tersusun dari 4 kubus kecil yang sama. Jika dipisah, ada ... kubus.
A. 2   B. 3   C. 5   D. 4
Sedang
7. Roket mainan tersusun dari tabung dan ...
A. Bola   B. Kerucut   C. Kubus   D. Limas
Sukar
8. Kereta mainan terdiri dari 1 balok besar, 2 kubus, dan 3 tabung. Berapa jumlah semua bagiannya?
A. 5   B. 7   C. 6   D. 4
Sukar
9. Menara mainan terdiri dari 2 balok, 1 kubus, dan 1 kerucut di puncaknya. Berapa bagian yang bukan balok?
A. 2   B. 3   C. 1   D. 4
Sukar
10. Robot mainan terdiri dari kepala kubus, badan balok, 2 tangan tabung, dan 2 kaki tabung. Berapa banyak tabung pada robot?
A. 2   B. 3   C. 5   D. 4

🔑 Kunci Jawaban

12345678910
BADCADBCAD

🌈 Pembelajaran Mendalam dalam Langkah Belajar

LangkahMindful 🌿Meaningful 💡Joyful 🎉
Doa & pembukaan Al-Khaliq, Ar-Razzaq, Al-MalikBerdoa tenang, mengatur napasBersyukur atas bentuk ciptaan AllahCerita menarik dari guru
Soal Benar/SalahFokus membaca dan berpikirMengaitkan materi kemarin dengan hari iniBermain kartu "B" dan "S"
Video & penjelasanMenyimak dan mengamatiContoh dari benda sehari-hariGambar dan video yang menarik
Latihan soalTeliti memilih jawabanMenerapkan dekomposisi pada benda nyataBermain tebak bentuk dan berani mencoba
Kesimpulan & refleksiMerasakan dan menyadari isi belajar hari iniMenceritakan manfaat yang dipelajariBertepuk tangan bersama, saling memberi apresiasi

🏁 Kesimpulan

  • Dekomposisi bangun ruang adalah menguraikan benda menjadi bangun ruang yang lebih sederhana.
  • Rumah mainan = kubus + limas. Es krim = kerucut + bola. Roket = tabung + kerucut.
  • Semua bentuk di sekitar kita adalah ciptaan Allah yang patut disyukuri. 🤲
Refleksi: Benda apa di rumahmu yang bisa kamu uraikan menjadi bangun ruang? Ceritakan besok ya!



Rabu, 30 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Seni Rupa"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Rabu / 30 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Mengetahui Makna Karya Cetak, Teknik Pembuatan Karya Cetak, serta Alat dan Media Pembuatan Karya Cetak

Pertemuan             : 11


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

🖨️ Mengetahui Makna Karya Cetak, Teknik, Alat dan Media Pembuatannya

Seni Rupa • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

🖨️ Karya Cetak🍃 Cetak Tempel⭐ Cetak Stensil
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Mengalami & Menciptakan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengenal, memilih, dan menggunakan berbagai alat, bahan, dan prosedur dasar dalam membuat karya seni rupa. Peserta didik mampu mengenal makna karya cetak, memahami teknik pembuatan karya cetak (seperti cetak tempel dan cetak stensil), serta mengetahui alat dan media yang digunakan dalam membuat karya cetak sederhana dari bentuk-bentuk di sekitarnya.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat mengetahui makna karya cetak, teknik pembuatan karya cetak, serta alat dan media pembuatan karya cetak.
🍃MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengamati benda-benda di sekitar (daun, pelepah pisang, jari tangan), peserta didik mampu menjelaskan bagaimana benda tersebut dapat digunakan sebagai alat cetak dalam berkarya.
🔁MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat teknik cetak dalam menghasilkan gambar atau pola yang berulang dengan cepat dan rapi.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati tekstur dan bentuk media cetak dengan saksama, peserta didik mampu memilih alat dan media cetak yang tepat dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersabar dan berhati-hati saat proses mencetak agar hasil karyanya rapi.
😄JOYFUL
Melalui praktik langsung mencetak dengan daun, pelepah pisang, atau jari tangan, peserta didik mampu berkarya dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam berkarya (meaningful), hingga praktik yang menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati tekstur dan bentuk media cetak dengan saksama untuk memilih alat dan media yang tepat.
3.2TP UMUM Peserta didik mengetahui makna karya cetak, teknik pembuatan karya cetak, serta alat dan media pembuatannya. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan bagaimana benda sekitar (daun, pelepah pisang, jari) dapat digunakan sebagai alat cetak.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat teknik cetak menghasilkan gambar/pola yang berulang dan rapi.
3.5MINDFUL Peserta didik bersabar dan berhati-hati saat proses mencetak agar hasil karyanya rapi.
3.6JOYFUL Peserta didik praktik langsung mencetak dengan daun, pelepah pisang, atau jari tangan dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis eksplorasi media dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Eksplorasi & Discovery Learning – siswa mengamati dan meraba berbagai benda alami untuk menemukan potensinya sebagai alat cetak.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara mencetak dengan teknik tempel dan stensil.
✋Praktik / Unjuk Kerja – siswa berlatih langsung membuat karya cetak menggunakan bahan yang tersedia.
💬Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan teknik, alat, dan media cetak.
📝Penugasan – siswa membuat karya cetak sederhana sebagai hasil belajar.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan pola-pola indah dan berulang di alam, seperti urat daun, sisik ikan, dan motif pada kulit binatang.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa bahan-bahan alami di sekitar kita, seperti daun dan pelepah pisang, yang bisa kita manfaatkan untuk berkarya.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur pola dan bentuk di alam dengan rapi dan berulang, seperti sarang lebah dan kelopak bunga yang tersusun teratur.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan pola-pola indah dan berulang di alam. Allah Ar-Razzaq memberi kita bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk berkarya. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur pola di alam dengan rapi, hari ini kita akan belajar membuat karya cetak yang menghasilkan gambar atau pola yang berulang dan rapi.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan pola-pola indah dan berulang di alam, seperti urat daun. Menurutmu, mengapa alam bisa menjadi sumber ide untuk membuat karya seni cetak?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita bahan-bahan alami seperti daun dan pelepah pisang di sekitar kita. Bagaimana perasaanmu jika bisa membuat karya seni yang indah hanya dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan?
  3. Allah Al-Malik mengatur pola-pola di alam dengan rapi dan berulang. Menurutmu, mengapa kita perlu bersabar dan berhati-hati saat mencetak agar hasilnya rapi?
6Yuk, Ingat Lagi! (Makna Garis, Warna, dan Bentuk-Bentuk Garis)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Garis lurus dapat dibuat secara horizontal, vertikal, atau diagonal.B / S
2.Garis lengkung hanya bisa dibuat dalam satu arah saja.B / S
3.Warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru.B / S
4.Garis zig-zag adalah contoh garis lengkung.B / S
5.Garis dapat digunakan untuk membentuk sebuah gambar atau pola dalam karya seni.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (garis lengkung bisa dibuat ke berbagai arah)   3. Benar   4. Salah (garis zig-zag termasuk garis patah/lurus berulang)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Makna, Teknik, Alat, dan Media Karya Cetak

🖨️ A. Apa itu Karya Cetak?

Karya cetak adalah karya seni yang dibuat dengan cara menekan atau mengecap suatu bentuk yang sudah diberi cat/tinta ke atas kertas, sehingga menghasilkan gambar atau pola yang bisa diulang dengan hasil yang mirip.

Contoh sehari-hari: Saat kamu mencap tanganmu yang sudah diberi cat ke atas kertas, hasil cap tersebut adalah salah satu bentuk karya cetak sederhana.

🍃 B. Teknik Pembuatan Karya Cetak

🍃
Cetak Tempel (Cap)
Menggunakan benda seperti daun, pelepah pisang, atau jari tangan yang diolesi cat, lalu ditekan/dicap ke atas kertas.
⭐
Cetak Stensil
Menggunakan cetakan berlubang (pola yang digunting), lalu cat diusapkan pada lubang tersebut sehingga pola tercetak di kertas.

🧰 C. Alat dan Media Pembuatan Karya Cetak

🖌️ Kuas🧽 Spons/Kapas✂️ Gunting🎨 Cat Air/Poster📄 Kertas Gambar🍃 Daun & Pelepah Pisang
Contoh sehari-hari: Untuk membuat kartu ucapan dengan motif daun berulang, kamu bisa mengolesi daun asli dengan cat, lalu menekannya berkali-kali ke kertas. Untuk membuat pola bintang berulang, kamu bisa menggunting kertas karton berbentuk bintang, lalu mengusapkan cat dengan spons melalui lubang tersebut.
🖨️ 🍃 ⭐ 🎨 🖐️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Karya seni yang dibuat dengan cara menekan atau mencetak suatu bentuk ke atas kertas disebut ....

A. karya cetak

B. karya lukis

C. karya patung

D. karya anyaman

MUDAH

2. Berikut ini benda alami yang dapat digunakan untuk membuat karya cetak, kecuali ....

A. daun

B. gunting

C. pelepah pisang

D. jari tangan

MUDAH

3. Teknik cetak yang menggunakan cetakan berlubang sebagai pola disebut teknik ....

A. cetak tempel

B. cetak jari

C. cetak stensil

D. cetak lukis

SEDANG

4. Alat yang digunakan untuk mengusapkan cat pada teknik cetak stensil adalah ....

A. gunting

B. penggaris

C. penghapus

D. spons atau kapas

SEDANG

5. Salah satu manfaat teknik cetak adalah dapat menghasilkan gambar atau pola yang ....

A. berulang dan mirip

B. selalu berbeda setiap kali dicetak

C. tidak bisa diulang

D. hanya berwarna hitam putih

SEDANG

6. Untuk membuat karya cetak menggunakan daun, langkah pertama yang dilakukan adalah ....

A. langsung menempelkan daun kering ke kertas tanpa cat

B. mengolesi permukaan daun dengan cat, lalu menekannya ke kertas

C. membakar daun terlebih dahulu

D. menggunting daun menjadi sangat kecil

SEDANG

7. Kertas karton yang telah dilubangi membentuk pola bintang dapat digunakan untuk membuat karya cetak dengan teknik ....

A. cetak jari

B. cetak tempel daun

C. cetak stensil

D. cetak celup

SUKAR

8. Dimas ingin membuat kartu ucapan dengan motif daun yang berulang menggunakan cat warna hijau. Teknik dan cara yang paling tepat digunakan Dimas adalah ....

A. teknik menjahit menggunakan benang hijau

B. teknik melukis menggunakan kuas kecil saja

C. teknik menggunting menggunakan gunting kertas

D. teknik cetak tempel menggunakan daun asli yang diolesi cat

SUKAR

9. Sinta membuat pola bintang berulang pada kertas menggunakan kertas karton berlubang bentuk bintang dan spons yang diusapkan cat. Teknik yang digunakan Sinta adalah ....

A. cetak stensil

B. cetak tempel

C. cetak jari

D. melukis bebas

SUKAR

10. Mengapa hasil karya cetak biasanya terlihat mirip satu sama lain meskipun dicetak berkali-kali?

A. Karena selalu menggunakan warna yang berbeda-beda

B. Karena menggunakan cetakan/pola yang sama setiap kali mencetak

C. Karena dicetak tanpa menggunakan alat

D. Karena setiap hasil cetakan sengaja dibuat berbeda

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan keindahan pola ciptaan Allah.
  • Mengamati tekstur dan bentuk media cetak dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam memilih alat dan media yang tepat.
  • Bersabar dan berhati-hati saat proses mencetak melatih kesadaran diri siswa agar hasil karya tetap rapi.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Teknik cetak dikaitkan dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan siswa di sekitar rumah dan sekolah, seperti daun dan pelepah pisang.
  • Manfaat teknik cetak dikaitkan dengan kegiatan nyata, seperti membuat kartu ucapan bermotif berulang.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik langsung mencetak dengan bahan alami membuat siswa lebih mudah memahami materi secara nyata dan menyenangkan.
  • Kesempatan berkreasi dengan berbagai teknik cetak membuat siswa bangga dan percaya diri pada hasil karyanya.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa karya cetak adalah karya seni yang dibuat dengan cara menekan atau mengecap bentuk ke atas kertas, menghasilkan gambar atau pola yang berulang. Ada dua teknik yang kita pelajari, yaitu cetak tempel (menggunakan daun, pelepah pisang, atau jari) dan cetak stensil (menggunakan cetakan berlubang). Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan pola-pola indah di alam, dan Allah Al-Malik yang mengatur pola tersebut dengan rapi, mari kita berkarya dengan sabar dan teliti agar hasil karya cetak kita juga indah dan rapi. 🌟



Kelas 2 Zubair bin Awwam "Bahasa Indonesia"

IDENTITAS Nama Guru              : Oktarina, S.Pd. Mapel                           : Bahasa Indonesia Hari / Tanggal        : Jumat   / 2 Ok...