IDENTITAS
Nama Guru : Oktarina, S.Pd.
Mapel : Bahasa Indonesia
Hari / Tanggal : Jumat / 3 September 2026
Fase / Kelas : A / 2 Zubair bin Awwam
📰 Kalimat Berita (Kalimat S-P-O)
Bahasa Indonesia • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka
Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menulis dan menyampaikan kalimat berita (kalimat pernyataan) dengan struktur Subjek-Predikat-Objek (S-P-O) yang tepat untuk menyampaikan informasi atau fakta. Peserta didik mampu menggunakan kalimat S-P-O dalam komunikasi lisan maupun tulisan sehari-hari sesuai konteks dan tujuannya.
Murid dapat memahami penggunaan kalimat S-P-O.
Melalui pengamatan kejadian sehari-hari, peserta didik mampu menggunakan kalimat S-P-O untuk menceritakan kejadian di rumah dan sekolah dengan tepat.
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi kalimat berita S-P-O sebagai cara menyampaikan informasi secara jelas kepada orang lain.
Melalui kegiatan mengamati kalimat dengan saksama, peserta didik mampu mengidentifikasi Subjek, Predikat, dan Objek dalam kalimat dengan teliti.
Peserta didik mampu memeriksa kembali penggunaan struktur S-P-O pada kalimat yang dibuatnya agar tersusun dengan benar.
Melalui permainan kartu kata atau kuis kelompok, peserta didik mampu menggunakan kalimat S-P-O dengan gembira dan penuh semangat.
Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman penggunaan (TP umum), pemaknaan dalam komunikasi (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):
| Kode | Alur Tujuan Pembelajaran |
|---|---|
| 3.1 | MINDFUL Peserta didik mengamati contoh-contoh kalimat dengan saksama untuk mengidentifikasi bagian Subjek, Predikat, dan Objek. |
| 3.2 | TP UMUM Peserta didik memahami penggunaan kalimat S-P-O. ← inti materi |
| 3.3 | MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan fungsi kalimat berita S-P-O sebagai cara menyampaikan informasi secara jelas. |
| 3.4 | MEANINGFUL Peserta didik menggunakan kalimat S-P-O untuk menceritakan kejadian sehari-hari di rumah dan sekolah. |
| 3.5 | MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali penggunaan struktur S-P-O pada kalimat yang dibuatnya. |
| 3.6 | JOYFUL Peserta didik menggunakan kalimat S-P-O melalui permainan kartu kata/kuis kelompok dengan gembira. |
Allah menciptakan lisan dan akal pada diri kita agar kita mampu menyusun kalimat yang jelas untuk berkomunikasi dengan orang lain.
Allah memberi rezeki berupa ilmu, dan ilmu itu dapat kita bagikan kepada orang lain dengan kalimat yang benar dan mudah dipahami.
Allah mengatur segala sesuatu dengan susunan yang tepat dan bermanfaat, termasuk aturan menyusun kalimat agar pesan yang kita sampaikan bisa dipahami dengan baik.
Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan akal kita agar mampu menyusun kalimat yang jelas. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa ilmu yang bisa kita bagikan melalui kalimat yang benar. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan susunan yang tepat, hari ini kita akan belajar menggunakan kalimat S-P-O dengan benar agar informasi yang kita sampaikan mudah dipahami orang lain.
🤔 Pertanyaan Perenungan:- Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan akal kita untuk menyusun kalimat yang jelas. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika kita menyampaikan informasi dengan kalimat yang tidak tersusun rapi?
- Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa ilmu yang bisa kita bagikan. Bagaimana perasaanmu ketika kamu berhasil menjelaskan sesuatu kepada temanmu dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami?
- Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu dengan susunan yang tepat. Mengapa penting bagi kita untuk selalu memeriksa kembali susunan S-P-O sebelum menyampaikan sebuah kalimat?
Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!
1. Benar 2. Salah (diakhiri tanda tanya) 3. Benar 4. Salah ("di mana" untuk tempat) 5. Benar
🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!
📰 A. Mengingat Kembali Kalimat S-P-O
Kalimat berita adalah kalimat yang menyampaikan informasi atau fakta, diakhiri tanda titik (.), dan tersusun atas Subjek (S), Predikat (P), dan Objek (O).
💬 B. Cara Menggunakan Kalimat S-P-O dengan Tepat
Agar kalimat berita mudah dipahami, susunan S-P-O harus berurutan dan tidak boleh dibolak-balik sembarangan.
✍️ C. Langkah Menggunakan Kalimat S-P-O
1. Kalimat berita digunakan untuk ....
A. menyampaikan informasi
B. bertanya
C. memerintah
D. berseru kaget
2. Susunan yang benar dalam kalimat S-P-O adalah ....
A. Objek-Predikat-Subjek
B. Subjek-Predikat-Objek
C. Predikat-Objek-Subjek
D. Objek-Subjek-Predikat
3. Kalimat "Rani menyiram bunga" memiliki subjek ....
A. menyiram
B. bunga
C. Rani
D. tidak ada
4. Kalimat yang tepat digunakan untuk menceritakan bahwa kamu melihat ayah mencuci motor adalah ....
A. Mencuci motor ayah.
B. Motor mencuci ayah.
C. Ayah motor mencuci.
D. Ayah mencuci motor.
5. Perhatikan kata-kata berikut: "menendang - Doni - bola". Susunan kalimat S-P-O yang tepat adalah ....
A. Doni menendang bola.
B. Menendang Doni bola.
C. Bola menendang Doni.
D. Doni bola menendang.
6. Kalimat "Nenek merajut syal" jika ditambahkan keterangan waktu yang tepat menjadi ....
A. Kemarin sore nenek syal merajut.
B. Nenek merajut syal kemarin sore.
C. Merajut nenek syal kemarin sore.
D. Syal nenek merajut kemarin sore.
7. Kalimat berikut yang PALING tepat menggunakan struktur S-P-O adalah ....
A. Membaca Sinta komik baru.
B. Sinta komik membaca baru.
C. Sinta membaca komik baru.
D. Komik baru Sinta membaca.
8. Andi ingin menceritakan bahwa kakaknya sedang menanam bunga mawar di kebun. Kalimat berita dengan struktur S-P-O yang paling tepat dan lengkap adalah ....
A. Menanam bunga mawar kakak di kebun.
B. Bunga mawar menanam kakak di kebun.
C. Di kebun kakak bunga mawar menanam.
D. Kakak menanam bunga mawar di kebun.
9. Perhatikan kalimat: "Pak Tani memanen padi di sawah setiap musim panen." Manakah bagian yang merupakan predikat?
A. memanen
B. Pak Tani
C. padi
D. di sawah
10. Manakah kalimat berikut yang TIDAK menggunakan struktur S-P-O dengan benar?
A. Ibu memasak sayur.
B. Bermain bola adik lapangan.
C. Kakak membaca majalah.
D. Adik minum susu.
Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:
🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)
- Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan pentingnya menyusun kalimat dengan benar.
- Mengamati contoh kalimat benar dan salah dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam menggunakan struktur S-P-O.
- Memeriksa kembali susunan kalimat sebelum menyampaikannya melatih kesadaran diri siswa.
🎯 Meaningful (Bermakna)
- Penggunaan kalimat S-P-O dikaitkan dengan kebiasaan siswa menceritakan kejadian sehari-hari kepada orang tua dan guru.
- Contoh kalimat diambil dari aktivitas nyata: mencuci motor, menyiram bunga, membaca komik, dan memanen padi.
😄 Joyful (Menyenangkan)
- Video pembelajaran memberi variasi visual dan audio agar siswa lebih mudah memahami penggunaan S-P-O.
- Permainan kartu kata dan kuis kelompok membuat siswa antusias berlatih bersama teman.

