IDENTITAS
Nama Guru : Oktarina, S.Pd.
Mapel : Pendidikan Pancasila
Hari / Tanggal : Senin / 7 September 2026
Fase / Kelas : A / 2 Zubair bin Awwam
Materi : Makna hidup rukun di lingkungan (Penerapan Sila 3, 4, 5 Pancasila)
Pertemuan : 8
🤝 Makna Hidup Rukun di Lingkungan (Penerapan Sila Ke-3, 4, 5)
Pendidikan Pancasila • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka
Pada akhir Fase A, peserta didik mengenal dan menceritakan simbol serta bunyi sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. Peserta didik mampu menceritakan pengalaman dan mempraktikkan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga (Persatuan Indonesia), sila keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan), dan sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia), sebagai bentuk hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Murid dapat memahami makna hidup rukun di lingkungan sebagai bentuk penerapan Sila Ke-3, 4, 5 Pancasila.
Melalui cerita dan pengalaman sehari-hari, peserta didik mampu mengaitkan sikap hidup rukun dengan penerapan sila ketiga (persatuan), keempat (musyawarah), dan kelima (keadilan) di lingkungan sekitarnya.
Peserta didik mampu menceritakan pengalaman bermusyawarah dan berbagi secara adil bersama teman di sekolah.
Melalui kegiatan merenung dan menyimak cerita dengan tenang, peserta didik mampu menyadari pentingnya bersatu, bermusyawarah, dan berlaku adil dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik mampu merefleksikan sikapnya sendiri, apakah sudah mencerminkan persatuan, musyawarah, dan keadilan sesuai sila ke-3, 4, dan 5.
Melalui permainan peran (role play) dan diskusi kelompok bermusyawarah, peserta didik mampu mempraktikkan sikap hidup rukun sesuai sila ke-3, 4, 5 dengan gembira.
Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran merenung (mindful), pemahaman makna (TP umum), pemaknaan dalam praktik nyata (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):
| Kode | Alur Tujuan Pembelajaran |
|---|---|
| 3.1 | MINDFUL Peserta didik menyimak cerita tentang persatuan, musyawarah, dan keadilan dengan tenang, lalu menyadari pentingnya ketiga nilai tersebut. |
| 3.2 | TP UMUM Peserta didik memahami makna hidup rukun sebagai bentuk penerapan Sila Ke-3, 4, 5 Pancasila. ← inti materi |
| 3.3 | MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan sikap hidup rukun dengan penerapan sila ketiga (persatuan), keempat (musyawarah), dan kelima (keadilan). |
| 3.4 | MEANINGFUL Peserta didik menceritakan pengalaman bermusyawarah dan berbagi secara adil bersama teman di sekolah. |
| 3.5 | MINDFUL Peserta didik merefleksikan sikapnya sendiri, apakah sudah mencerminkan persatuan, musyawarah, dan keadilan. |
| 3.6 | JOYFUL Peserta didik mempraktikkan sikap hidup rukun sesuai sila ke-3, 4, 5 melalui role play dan diskusi kelompok dengan gembira. |
Allah menciptakan manusia berbeda-beda suku dan bangsa agar saling mengenal dan bersatu, bukan untuk saling bermusuhan.
Allah memberi rezeki kepada semua makhluk secara adil sesuai kebutuhannya, tanpa membeda-bedakan.
Allah mengatur segala urusan-Nya dengan penuh hikmah dan tidak sewenang-wenang, mengajarkan kita untuk bermusyawarah dan tidak memaksakan kehendak.
Allah Al-Khaliq menciptakan kita berbeda-beda agar bersatu, sesuai sila ketiga. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki dengan adil kepada semua makhluk, sesuai sila kelima. Dan Allah Al-Malik mengatur urusan-Nya dengan hikmah tanpa memaksakan kehendak, sesuai semangat musyawarah pada sila keempat. Hari ini kita akan belajar bahwa hidup rukun adalah wujud nyata dari ketiga sila tersebut.
🤔 Pertanyaan Perenungan:- Allah Al-Khaliq menciptakan manusia berbeda suku dan bangsa agar saling mengenal dan bersatu. Menurutmu, bagaimana caranya kita menjaga persatuan meskipun kita berbeda-beda?
- Allah Ar-Razzaq memberi rezeki kepada semua makhluk secara adil. Bagaimana perasaanmu jika ada temanmu yang tidak mendapat bagian yang adil saat berbagi sesuatu di kelas?
- Allah Al-Malik mengatur segala urusan-Nya dengan hikmah tanpa memaksakan kehendak. Menurutmu, mengapa bermusyawarah lebih baik daripada memaksakan pendapat sendiri kepada teman?
Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!
1. Benar 2. Benar 3. Salah (bertengkar bukan penerapan Pancasila) 4. Benar 5. Salah (membeda-bedakan bukan penerapan Pancasila)
🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!
🤝 Hidup Rukun dalam Tiga Sila
Hidup rukun berarti hidup damai, saling menghargai, dan saling membantu. Hidup rukun bisa kita lihat dalam penerapan sila ketiga, keempat, dan kelima Pancasila.
Bersatu meski berbeda suku, agama, atau bahasa daerah. Contoh: bermain bersama teman beda suku, ikut kerja bakti membersihkan lingkungan bersama tetangga.
Menyelesaikan masalah dengan musyawarah, menghargai pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak. Contoh: musyawarah memilih ketua kelas atau menentukan permainan bersama.
Berlaku adil dan berbagi kepada semua orang tanpa membeda-bedakan. Contoh: membagi tugas piket secara adil, berbagi bekal dengan teman yang tidak membawa bekal.
1. Sila ketiga Pancasila berbunyi ....
A. Persatuan Indonesia
B. Ketuhanan Yang Maha Esa
C. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
D. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
2. Bermain bersama teman tanpa membeda-bedakan suku adalah contoh penerapan sila ke ....
A. 1
B. 3
C. 2
D. 4
3. Musyawarah untuk mengambil keputusan bersama adalah pengamalan sila ke ....
A. 3
B. 1
C. 4
D. 5
4. Berbagi bekal makanan dengan teman yang tidak membawa bekal adalah contoh sikap adil sesuai sila ke ....
A. 4
B. 3
C. 2
D. 5
5. Ketika ada perbedaan pendapat dalam memilih permainan saat istirahat, sikap yang mencerminkan sila keempat adalah ....
A. bermusyawarah untuk mencapai kesepakatan
B. memaksakan pendapat sendiri
C. langsung marah dan pergi
D. mengabaikan pendapat teman
6. Membagi tugas piket kelas secara merata kepada semua siswa adalah contoh penerapan sila ke ....
A. 3
B. 5
C. 4
D. 1
7. Ikut serta dalam kerja bakti membersihkan lingkungan bersama tetangga tanpa membeda-bedakan adalah contoh sikap rukun sesuai sila ke ....
A. 5
B. 4
C. 3
D. 2
8. Kelas 2 akan memilih ketua kelas baru. Beberapa siswa mengusulkan nama yang berbeda-beda. Sikap yang tepat sesuai sila keempat adalah ....
A. memilih berdasarkan siapa yang berteriak paling keras
B. ketua kelas ditentukan oleh satu orang saja tanpa musyawarah
C. tidak perlu memilih ketua kelas
D. bermusyawarah dan memilih berdasarkan suara terbanyak/mufakat
9. Rian mendapat tugas membagikan 20 buku kepada 20 temannya secara adil dan merata, tanpa membeda-bedakan siapa yang mendapat lebih banyak. Sikap Rian mencerminkan penerapan sila ke ....
A. 5
B. 4
C. 3
D. 2
10. Sebuah RT terdiri dari warga dengan suku dan agama yang berbeda-beda, namun mereka tetap kompak mengadakan kegiatan gotong royong bersama. Sikap warga RT tersebut mencerminkan penerapan sila ke ....
A. 5
B. 3
C. 4
D. 2
Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:
🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)
- Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan makna persatuan, musyawarah, dan keadilan.
- Kegiatan merefleksikan sikap diri sendiri melatih siswa menyadari apakah sudah menerapkan sila ke-3, 4, 5 dalam kesehariannya.
🎯 Meaningful (Bermakna)
- Contoh hidup rukun dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa: bermain dengan teman beda suku, musyawarah memilih ketua kelas, dan berbagi tugas piket secara adil.
- Setiap sikap rukun dikaitkan langsung dengan sila ke-3, 4, dan 5, sehingga siswa memahami bahwa nilai Pancasila bisa dipraktikkan setiap hari.
😄 Joyful (Menyenangkan)
- Video pembelajaran dan bermain peran (role play) musyawarah kelas membuat siswa lebih mudah memahami penerapan sila keempat secara nyata dan menyenangkan.
- Diskusi kelompok dan latihan soal bertingkat membuat siswa antusias dan tertantang tanpa merasa tertekan.

Assalamualaikum Bu Guru..Saya Ananda Faeyza Raffasya sudah membaca materinya Bu Guru. Dan sudah mengerjakan soalnya di buku Pancasila
BalasHapusAssalamualaikum Bu guru saya ananda Shazia Qiandra sudah membaca materinya bu guru dan mengerjakan soal dibuku pancasila
BalasHapusAssalamualaikum Bu Guru Saya Ananda Aruna sudah membaca materi di blogger
BalasHapusAssalamualaikum Bu Guru, Saya Damar Alfatih Nugroho sudah membaca materinya dan sudah mengerjakan tugasnya
BalasHapusAssalamualaikum Bu Guru, Saya Alisha Azzahra Alfatunissa(Nissa) sudah membaca materinya.
BalasHapusAssalamu'alaikum Bu Guru, Saya Nura Yasmin Aqoriah B
BalasHapusSudah membaca materi di blogger dan mengerjakan soal di buku pancasila.
Assalamualaikum Bu guru, saya Zhafran Syamil sudah membaca materinya
BalasHapusAssalamualaikum Ibu Okta , Maisyah Cahaya Ardami sudah membaca materinya, terima kasih ibu Okta 🙏
BalasHapusAssalamu'alaikum bu guru, saya Adinda Zahira sudah membaca materinya dan sudah mengerjakan soal di buku pancasila
BalasHapus