Selasa, 08 September 2026

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS

Nama Guru            : Oktarina, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Selasa / 8 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zubair bin Awwam

Materi                     : Soal Cerita Penjumlahan – Menentukan Kalimat Matematika dan Menghitung

Pertemuan             : 13


📚 Matematika • Kelas 2 SD

Soal Cerita Penjumlahan

Menentukan Kalimat Matematika dan Menghitung

🎯

Capaian Pembelajaran (CP)

Di akhir Fase A, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman bilangan cacah sampai 100, serta melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda konkret maupun gambar. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari (soal cerita) yang berkaitan dengan penjumlahan dengan cara mengubah kalimat cerita menjadi kalimat matematika, kemudian menghitungnya dengan strategi yang tepat.
🌟

Tujuan Pembelajaran

TP Umum: Memahami konsep pengerjaan soal cerita penjumlahan — menentukan kalimat matematika dan menghitung — dengan baik.
MINDFUL
Melalui kegiatan membaca dan mengamati soal cerita dengan penuh perhatian, peserta didik mampu mengenali informasi penting — apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan — sebelum menyusun kalimat matematika.
MEANINGFUL
Melalui soal cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari (jual beli, berbagi, mengumpulkan barang), peserta didik menyadari bahwa berhitung membantu kita mensyukuri rezeki yang diberikan Allah setiap hari.
JOYFUL
Melalui permainan kartu cerita dan kuis interaktif, peserta didik menyelesaikan soal cerita penjumlahan dengan perasaan senang, percaya diri, dan tanpa rasa takut salah.
🧭

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Peserta didik mengamati contoh soal cerita sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Peserta didik menemukan kata kunci penjumlahan (misalnya: ditambah, diberi, semua, seluruhnya, lalu).
  3. Peserta didik menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari soal cerita.
  4. Peserta didik mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika (model matematika).
  5. Peserta didik menghitung hasil penjumlahan menggunakan cara bersusun.
  6. Peserta didik menuliskan kesimpulan jawaban dengan kalimat yang lengkap.
🧩

Model & Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) — peserta didik belajar dari masalah nyata (soal cerita).

Metode: tanya jawab, demonstrasi, dan permainan edukatif (games based learning).

Pendekatan: Contextual Teaching and Learning (CTL) dipadukan dengan pembelajaran mendalam (deep learning) yang memuat unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🕌

Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

Sebelum belajar berhitung, ayo kita renungkan dulu bersama Bunda/Ayah Guru, ya, Nak.

Al-Khaliq — Yang Maha Pencipta

Allah menciptakan segala sesuatu di alam ini dengan jumlah yang bisa kita hitung: jari tangan, kelopak bunga, biji buah. Setiap kali kita menjumlahkan benda, sebenarnya kita sedang mengagumi ciptaan Allah yang tertata rapi.

Ar-Razzaq — Yang Maha Memberi Rezeki

Uang jajan, kue yang dijual ibu, buah dari kebun — semua itu rezeki dari Allah. Saat kita menjumlahkan rezeki yang kita terima, itu adalah cara kita bersyukur atas nikmat-Nya.

Al-Malik — Yang Maha Merajai

Allah mengatur segala sesuatu di alam semesta dengan sangat teliti dan adil, tidak ada satu pun yang terlewat hitungannya. Saat kita menghitung dengan teliti, kita sedang meniru sikap teliti dan jujur.
Pertanyaan Perenungan:
Anak-anak, coba ingat-ingat: rezeki apa saja yang Allah berikan kepadamu hari ini? Jika kamu diminta menghitung dan menjumlahkan semua nikmat itu, menurutmu akan sampai berapa banyak? Mengapa kita perlu pandai menjumlahkan untuk mensyukuri rezeki dari Allah Ar-Razzaq?

Yuk, Ingat Lagi! (Materi Sebelumnya)

Sebelum masuk materi baru, jawablah Benar atau Salah tentang pengurangan cara bersusun panjang yang sudah kita pelajari.

NoPernyataan
1Pengurangan bersusun panjang dimulai dengan menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan.
245 − 23 secara bersusun panjang: 45 = 40 + 5 dan 23 = 20 + 3, sehingga 40 − 20 = 20 dan 5 − 3 = 2, hasilnya 22.
3Pada cara bersusun panjang, kita boleh langsung mengurangkan tanpa menguraikan bilangan.
4Jika angka satuan yang dikurangi lebih kecil dari angka pengurangnya, kita perlu meminjam dari puluhan.
5Hasil dari 68 − 34 secara bersusun panjang adalah 24.
Kunci jawaban: 1. Benar   2. Benar   3. Salah   4. Benar   5. Salah (jawaban yang benar adalah 34)
🎬

Video Pembelajaran

Sebelum membaca penjelasannya, tonton dulu video singkat berikut ini, ya!

📖

Penjelasan Materi

Soal cerita penjumlahan adalah soal yang diceritakan dengan kalimat, bukan langsung berupa angka. Tugas kita adalah mengubah cerita itu menjadi kalimat matematika, baru kemudian menghitungnya.

1
Baca soal dengan teliti. Pahami dulu ceritanya dari awal sampai akhir, jangan buru-buru.
2
Cari kata kunci penjumlahan. Contoh: ditambah, diberi lagi, dibelikan lagi, semua, seluruhnya, digabungkan.
3
Tuliskan yang diketahui dan yang ditanyakan. Ini membantu kita tidak salah menghitung.
4
Ubah menjadi kalimat matematika. Misalnya "15 ditambah 12" ditulis 15 + 12 = ...
5
Hitung dengan cara bersusun (satuan dengan satuan, puluhan dengan puluhan).
6
Tulis kesimpulan jawaban dengan kalimat yang lengkap, bukan hanya angka.
🍎 Contoh 1
Budi mempunyai 15 kelereng. Ayah memberinya 12 kelereng lagi. Berapa jumlah kelereng Budi sekarang?
Diketahui: kelereng Budi = 15, pemberian ayah = 12
Ditanya: jumlah kelereng sekarang
Kalimat matematika: 15 + 12 = ...
Cara bersusun:   15
       12 +
       27
Kesimpulan: Jadi, jumlah kelereng Budi sekarang adalah 27 kelereng.
🍊 Contoh 2
Ibu membeli 24 jeruk. Kemudian ibu membeli lagi 18 jeruk di pasar. Berapa jeruk ibu seluruhnya?
Kalimat matematika: 24 + 18 = ...
Cara bersusun: 24 + 18 = 42
Kesimpulan: Jadi, jeruk ibu seluruhnya ada 42 buah.
💡

Mindful, Meaningful, Joyful dalam Pembelajaran Ini

Mindful: saat peserta didik membaca soal cerita dengan tenang dan teliti, mencari kata kunci, serta menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan (Langkah 1–3).
Meaningful: saat soal cerita dikaitkan dengan kehidupan nyata (jual beli, rezeki, berbagi) dan direnungkan sebagai bentuk syukur kepada Allah Ar-Razzaq pada pembukaan pelajaran.
Joyful: saat peserta didik menonton video pembelajaran dan bermain kartu cerita/kuis sambil menghitung, sehingga belajar terasa menyenangkan, bukan menegangkan.
✏️

Ayo Berlatih! (Isian Singkat)

Bacalah setiap soal cerita dengan teliti, lalu tuliskan kalimat matematikanya dan jawabannya pada titik-titik yang tersedia.

1. Dina mempunyai 14 buku cerita. Ibu membelikannya lagi 15 buku cerita. Kalimat matematika: 14 + ... = .... Jumlah buku cerita Dina sekarang ada .... buah.
2. Di kandang ayam Pak Tono ada 23 ekor ayam. Kemudian menetas lagi 9 ekor anak ayam. Kalimat matematika: .... + .... = .... Jumlah ayam Pak Tono sekarang ada .... ekor.
3. Siti mempunyai 32 permen. Adiknya memberi 26 permen lagi kepada Siti. Kalimat matematika: .... + .... = .... Permen Siti sekarang seluruhnya ada .... butir.
4. Bu Rina berjualan 45 potong kue. Karena masih laku, ia menambah lagi 17 potong kue. Kalimat matematika: .... + .... = .... Kue Bu Rina seluruhnya ada .... potong.
5. Andi mengumpulkan 28 kelereng merah dan 34 kelereng biru. Kalimat matematika: .... + .... = .... Jumlah kelereng Andi seluruhnya ada .... buah.

Kesimpulan

Soal cerita penjumlahan dapat diselesaikan dengan membaca cerita secara teliti, menemukan kata kunci, mengubahnya menjadi kalimat matematika, lalu menghitungnya dengan cara bersusun. Lebih dari itu, berhitung juga mengajarkan kita untuk mensyukuri rezeki yang Allah Ar-Razzaq berikan, mengagumi ciptaan Allah Al-Khaliq yang tertata rapi, dan meneladani ketelitian Allah Al-Malik dalam mengatur segala sesuatu.



8 komentar:

  1. Assalamu'alaikum Bu Guru, saya Asheeqa telah membaca materi hari ini tentang Soal Cerita Matematika

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum Bu guru, saya Zhafran Syamil sudah membaca materinya

    BalasHapus
  3. Assallamualaikum bu guru saya assyifa khaira sudah membaca materinya bu

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum Bu Guru, Saya Damar Alfatih Nugroho sudah membaca materinya.

    BalasHapus
  5. Assalamu'alaikum bu guru, saya Adinda Zahira sudah membaca materinya

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum Ibu Okta, Maisyah Cahaya Ardami sudah membaca materinya, terima kasih, Wassalam

    BalasHapus
  7. Assalamu'alaikum Bu guru, saya Alisha Azzahra Alfatunissa (Nissa) sudah membaca materinya.

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum bu guru, saya Kireina Syafiqa Azzahra sudah membaca materinya.

    BalasHapus

Kelas 2 Zubair bin Awwam "Matematika"

IDENTITAS Nama Guru              : Oktarina, S.Pd. Mapel                           : Matematika Hari / Tanggal        : Selasa / 8 September...