MATERI AJAR
MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN PANCASILA
Hari / Tanggal : Selasa, 6 Januari 2026
Mata Pelajaran : Matematika
CP : menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
Tujuan
Pembelajaran :
1.
Murid mampu memahami mengenai pecahan
(setengah) dari benda utuh.
1. Konsep Dasar Pecahan Setengah
Pecahan setengah adalah bagian dari
keseluruhan benda yang dibagi menjadi dua bagian yang sama besar. Setengah
ditulis dengan simbol ½.
|
Konsep |
Penjelasan |
|
Utuh |
Satu benda yang lengkap dan belum dibagi |
|
Setengah (½) |
Benda dibagi menjadi 2 bagian yang sama besar |
|
Sama Besar |
Kedua bagian memiliki ukuran, bentuk, dan luas yang persis sama |
2. Ciri-Ciri Setengah yang Benar
•
Kedua bagian harus sama besar (tidak boleh ada yang lebih besar
atau lebih kecil)
•
Jika digabungkan kembali, akan membentuk benda utuh yang sempurna
•
Setiap bagian mewakili setengah dari keseluruhan
•
Garis pemisah harus tepat di tengah-tengah benda
3. Cara Membagi Benda Menjadi Setengah
Langkah-langkah:
1. Perhatikan
bentuk benda (lingkaran, persegi, persegi panjang)
2. Temukan
titik tengah benda
3. Buat
garis lurus tepat di tengah
4. Lipat
atau potong mengikuti garis tersebut
5. Periksa
apakah kedua bagian sama besar dengan cara menumpuk atau membandingkan
4. Contoh Benda yang Dapat Dibagi Setengah
|
Makanan |
Bentuk
Geometri |
Benda
Lain |
|
•
Roti tawar •
Pizza •
Kue •
Apel •
Coklat batang |
•
Kertas lingkaran •
Kertas persegi •
Kertas persegi panjang •
Kardus |
•
Pita •
Plastisin •
Kain •
Kertas karton |
5. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
•
Berbagi makanan dengan teman (1 roti untuk 2 orang)
•
Berbagi mainan dengan saudara
•
Membagi waktu bermain (30 menit untuk adik, 30 menit untuk kakak)
•
Membagi pizza untuk 2 orang
• Berbagi tugas membersihkan kamar
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Materi : Menyebutkan identitas diri secara lengkap
CP :
Peserta didik mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
TP :
Melalui kegiatan menyebutkan identitas diri secara lengkap, peserta didik menunjukkan sikap beriman dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakannya sebagai cerminan nilai Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila.
Melalui kegiatan membedakan identitas diri dan teman, peserta didik menunjukkan sikap menghargai peberdaan dan sikap toleransi di tengah keberagaman.
Identitas diri adalah informasi dasar tentang seseorang yang digunakan untuk memperkenalkan diri. Identitas diri biasanya memuat beberapa informasi seperti:
- Nama lengkap
- Nama panggilan
- Usia
- Kelas
- Alamat
- Hobi
- Cita-cita
Apakah kamu tahu hobi?

Hobi adalah kegiatan yang disukai.
Hobi sering dilakukan saat senggang.
Hobi dapat dilakukan di rumah.
Hobi dapat dilakukan juga di luar rumah.
Hobi setiap orang berbeda-beda.
Ada juga yang hobinya sama.
Hobi dapat dilakukan di dalam rumah.
Ada juga yang dilakukan di luar rumah.
Hobi harus aman dari bahaya.
Hobi dilakukan sesuai waktu dan tempat.
Contohnya membaca buku di tempat terang, bersepeda pada siang hari di luar rumah, menari di tempat yang cukup luas.
Dapatkah kalian memberi contoh yang lain?
Namaku Ujang.
Aku belajar di kelas dua sekolah dasar.
Hobiku di rumah bersepeda.
Aku juga hobi bermain kelereng bersama teman-teman.
Aku senang dengan hobi tersebut.
Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.
Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…
Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar